Soal Temuan Miras di KM Barcelona, KSOP Ternate Layangkan Teguran

Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, KSOP Kelas II Ternate, Miraza Polpoke. (Dok. RRI).

KBRN, Ternate: Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate mengaku akan melayangkan surat teguran kepada pihak KM Barcelona yang kedapatan membawa ratusan minuman keras berbagai jenis yang telah disita oleh Dit Samapta Polda Maluku Utara pada Sabtu (21/5/2022) pekan lalu.

"Tadi kami sudah rapat bersama para agen kapal, dan akan kami layangkan surat (peringatan) kepada para pemilik kapal yang berangkat dari Pelabuhan Ternate agar tidak lagi coba-coba membawa minuman keras (miras) maupun barang berbahaya lainnya di atas kapal," kata Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, KSOP Kelas II Ternate, Miraza Polpoke kepada RRI, Rabu (25/5/2022).

Menurut Miraza, pihaknya sebenarnya sejak lama telah mengeluarkan surat edaran larangan memuat bahan-bahan berbahaya, seperti bahan peledak, benda tajam, bahan mudah terbakar, termasuk miras kepada seluruh kapal penumpang yang berangkat dari pelabuhan Ternate. Hal ini sebagai upaya nyata dan komitmen KSOP dalam menerapkan standar keselamatan dan keamanan secara konsisten untuk menjamin keselamatan pelayaran.

"Sudah ada edaran yang kami sampaikan kepada pemilik kapal dan ditempel pada masing-masing kapal," ujarnya.

Selain itu, dia juga menambahkan, beberapa kali pihaknya turun langsung ke kapal-kapal dan mengarahkan kepada kru dan nakhoda, agar tidak membawa barang-barang seperti miras dan bahan-bahan berbahaya lainnya di atas kapal.

"Kami nanti akan lakukan pembinaan kepada kru dan nakhoda kapal. Untuk KM Barcelona, nanti setibanya di Ternate, kami juga akan panggil dan menekankan kembali ke kru dan nakhodanya agar tidak lagi melakukan hal yang dilarang tersebut," terangnya.

Miraza juga mengaku, ia telah berkoordinasi dengan pemilik KM Barcelona yang saat ini tengah berada di Manado, Sulawesi Utara. Hasilnya, pemilik kapal memberikan kewenangan kepada KSOP agar tidak segan-segan memberikan sanksi kepada nakhoda ataupun ABK yang kedapatan terlibat memfasilitasi pemuatan barang haram tersebut di kapal.

"Saya sudah koordinasi dengan pemilik KM Barcelona yang sementara berada di Manado. Beliau langsung sampaikan ke saya bahwa, dia mendukung tindakan KSOP Ternate terkait dengan ABK-nya, kalau kedapatan memuat barang-barang senjata tajam, minyak tanah dan lainnya yang berbahaya, termasuk miras, maka langsung saja turunkan ABK tersebut dari atas kapal," tutur Miraza, meniru ucapan pemilik KM Barcelona via telepon.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar