Mengenal Esa Moi Pariwisata Kota Pusaka, Proper Peserta PKN II Fenny Kiat

Kadis Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga, Kabupaten Halbar, Fenny Kiat. (Foto: Fuad/RRI)
Sharing Knowledge Reformer Fenny Kiat bersama komunitas.(Foto: Fuad/RRI)

KBRN, Jailolo: Esa Moi Pariwisata Kota Pusaka gencar didesiminasikan oleh Kadis Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Fenny Kiat.

Esa Moi Pariwisata Kota Pusaka merupakan judul Proyek Perubahan (Proper) Pendidikan Kepemimpinan Nasional tingkat II (PKN II), Fenny Kiat. 

Fenny menuturkan, Esa Moi artinya sekandung atau serahim,hal itu menggambarkan bahwa Halmahera Barat, Ternate, dan Tidore tidak dapat dipisahkan, disamping sebagai daerah kesultanan ketiga daerah ini secara geografis saling berdekatan.

Sementara untuk Kota Pusaka, diambil karena ketiga daerah ini masuk dalam jaringan kota pusaka Indonesia di Maluku Utara.

Dalam implementasinya, program tersebut juga melibatkan komunitas sebagai langkah strategis mempromosikan pariwisata, pasalnya komunitas seperti GenPi, Gekraf, dan komunitas lainnya sudah memiliki panggung tersendiri dalam dunia pariwisata.

Reforfer (sebutan peserta PKN) pada 15 Mei 2022 lalu, melakukan sharing knowledge bersama komunitas dan promotor informasi pariwisata dari ketiga lokus kota pusaka yaitu Halmahera Barat, Ternate dan Tidore Kepulauan. 

Ada beberapa komunitas yang hadir mengikuti kegiatan ini yaitu Genpi Malut, Gekrafs Malut, Ternate Heritage Society, Genpi Halbar, Genpi Tidore, Gekrafs Ternate, Gekrafs Halbar dan Gekrafs Tidore. 

Selain itu beberapa promotor sosial media yaitu sironda, explore Ternate dan Jailolo View juga hadir. Sedangkan asosiasi yang hadir yaitu Himpunan Pramuwisata Indonesia Maluku Utara.

Ada beberapa hal yang dibahas dalam kegiatan ini dalam rangka mengintegrasikan komunitas dan promotor dalam kolaborasi Relawan Esa Moi. 

“Relawan inilah yang akan menjadi garda terdepan dalam mempromosikan pariwisata, kebudayaan dan ekonomi kreatif kota pusaka,”kata Fenny kepada RRI dalam keterangan tertulis, Minggu (22/5/2022).

Menurut pendapat beberapa anggota komunitas yang hadir bahwa Esa Moi merupakan instrumen yang tepat untuk membangkitkan pemasaran pariwisata di tiga kota pusaka ini. 

“Apalagi Halmahera Barat, Ternate dan Tidore secara geografis sangat dekat, akses juga mudah dan memiliki potensi pariwisata serta event yang mendukung program promosi,’ungkap Anggota GenPi Malut, Fuad At

Reformer juga mengajak kepada semua komunitas untuk menjadi relawan yang bertugas mempromosikan potensi dan produk pariwisata sehingga kolaborasi ini terus berkelanjutan dan saling menguntungkan. 

“Semoga pemerintah daerah ketiga kota pusaka ini juga dapat mendukung Esa Moi sebagai langkah pengembangan promosi pariwisata,”Imbuh Fuad

Selain komunitas, Proper Esa Moi juga mendapat dukungan dari Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, setelah Reformer menemui dan mempresentasikan langsung Proper tersebut dihadapan wali kota.

“Saya Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman Mendukung Poryek Perubahan Esa Moi. Esa Moi Indah,”ungkap Wali Kota dalam video dukungan dilansir RRI.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar