Petugas Pendataan Lengkap KUMKM Ternate Mulai Dikenalkan Aplikasi SIDT

Bimtek SIDT di Kota Ternate.(Foto: WA Zaharia)

KBRN, TERNATE- Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) merupakan salah satu sektor yang dapat diandalkan untuk pencapaian pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. 

Namun, selama ini data KUMKM masih menjadi persoalan mendasar di Indonesia dan Maluku Utara khususnya. Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian KemenKopUKM RI membuat program Basis Data Tunggal KUMKM.

Untuk mewujudkan itu, perlu dilakukan kegiatan Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM yang dimulai pada Tahun 2022. Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM ditargetkan dapat  diselesaikan pada tahun 2024 dengan jumlah data yang dikumpulkan sebanyak  kurang lebih 64 juta KUMKM di seluruh Indonesia. 

Kadis KUMKM Provinsi Maluku Utara, Wa Zaharia menjelaskan, Kegiatan Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM merupakan kegiatan pendataan lengkap atas seluruh pelaku dan unit usaha/perusahaan yang berada dalam wilayah Negara Indonesia. 

Pada  tahap awal pendataan tahun 2022 ditargetkan dapat dikumpulkan data sebanyak  14,5 juta data KUMKM di seluruh Indonesia.

“Di Provinsi Maluku Utara ditargetkan dapat dikumpulkan data sebanyak 30.000 data KUMKM yang tersebar di Kota Ternate,”ujar Wa Zaharia ketika dikonfirmasi RRI, Minggu (15/5/2022).

Wa Zaharia mengatakan, pihaknya bersama Tim Pokja Pendataan Lengkap KUMKM Kota Ternate telah melakukan perekrutan enumerator atau petugas pendataan sebanyak 60 orang.

Bahkan pada 14 Mei 2022 kemarin, para enumerator mengikuti Bimtek Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) di Ternate. Kegiatan tersebut digelar oleh KemenKopUKM RI. 

BIMTEK Pengunaan Aplikasi SIDT KUMKM kepada Enumerator ini memberikan pemahaman terkait penggunaan aplikasi pendataan, penjelasan mengenai kategori lapangan usaha/perusahaan yang menjadi target pendataan, serta data-data KUMKM yang harus ditanyakan saat wawancara. 

“Harapannya, Enumerator Pendataan  Lengkap KUMKM dapat memahami siapa yang akan di data, bagaimana melakukan pendataan, apa saja yang akan di data, di mana melakukan pendataan, dan mengapa responden tersebut perlu untuk di data,”imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Bidang Analisis Data dan Pengkajian Usaha, Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM RI, Kadis Koperasi dan UKM Kota Ternate Hadi Hairudin, dan para peserta.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar