Pemkot Tikep Lakukan MoU Dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim saat menandatangai MoU disaksikan Rektor Muhammadiyah Jakarta Dr. Ma
Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim dan Rektor Muhammadiyah Jakarta Dr. Ma
Suasana Penandatangan MoU antara Pemkot Tikep dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (Dok.Humas Tikep)

KBRN, Tidore : Dalam rangka menjalin kerjasama antara Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dan Universitas Muhammadiyah Jakarta Rabu (19/1/2022) dilakukan penandatangan MoU di Ruang Rapat Wakilota.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Dr. Ma’mun Murod.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama ini bertujuan membangun sinergi program di bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kegiatan ini dihadiri oleh Para Asisten Sekda, Staf Ahli Walikota, Kepala BPKAD, Kepala BPKSDM, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim mengatakan, selaku Kepala Daerah menyampaikan selamat datang kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta beserta rombongan di Kota Tidore Kepulauan, Kota terbersih peraih Adipura sebanyak 9 kali berturut-turut.

”Terima Kasih dan penghargaan kami sampaikan kepada Rektor yang telah bersedia menjalin kerjasama dan silaturahmi antara Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, kerjasama ini sebagai upaya percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan pemenuhan pelayanan public,” ungkap Capt. H. Ali Ibrahim.

Sementara itu Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Dr. Ma’mun Murod pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Walikota Tidore Kepulauan beserta jajaran yang telah berkenan menerima kunjungan dalam rangka kerjasama sekaligus silaturahmi dari Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Dr. Ma’mun juga menambahkan, sebagaimana Muhammadiyah yang sejak lama konsern terhadap Pendidikan telah memiliki 167 Perguruan Tinggi yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, maka untuk mendukung program Muhammadiyah di bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, isi dari Mou atau kesepakatan bersama ini yaitu Pemotongan Uang Kuliah sebesar 20% untuk jenjang S1, dengan tujuan berkembang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar