FOKUS: #VAKSIN COVID

Bersama Danrem, Kapolda Gelar Rakor Percepatan Vaksin di Malut

KBRN, Ternate: Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara (Malut), Irjen Pol Risyapudin Nursin didampingi Danrem 152/Baabullah, Brigjen TNI Novy Rubadi Sugito dan Aisten I Provinsi, Idham Umasangaji, Senin (17/1/2022) menggelar rapat koordinasi untuk analisa dan evaluasi (Anev) percepatan vaksinasi di Provinsi Malut.

Rapat percepatan vaksinasi yang terpusat di aula Mapolda Malut tersebut, juga diikuti secara virtual oleh Polres jajaran di wilayah Polda Malut dengan melibatkan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) maupun Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kapolda Malut, Irjen Pol Risyapudin Nursin melalui Kepala Bidang Humas, Kombes Pol Michael Irwan Tamsil usai rapat koordinasi kepada RRI mengatakan, rakor dengan instansi terkait yang dilakukan tersebut dalam rangka analisa dan evaluasi penyusunan rencana tindak lanjut percepatan vaksinasi di Malut.

Michael menambahkan, virus Covid-19 varian baru jenis omicron sesuai dengan keterangan Kapolri saat meninjau serbuan vaksin di Malut, sudah terdeteksi di Indonesia dan memiliki daya penularan yang paling cepat dibandingkan dengan virus Covid-19 sebelumnya.

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Risyapudin Nursin saat Rakor Percepatan Vaksinasi di Malut (Dok: Istimewa)

Untuk itu menurutnya, vaksin yang disediakan pemerintah dengan sasaran kepada lansia maupun anak ini sebagai langkah untuk memperlambat atau memutus rantai penularan Covid-19 di lingkungan masing-masing.

“Vaksin untuk anak sesuai dengan surat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini harus didukung oleh lapisan masyarakat terutama orang tua,” ungkapnya.

Michael menyebut, untuk percepatan vaksin di Malut, saat ini tim BKO Mabes Polri sebanyak 20 orang di Polda Malut sudah disebarkan pada beberapa Polres dengan harapan capaian vaksinasi bisa terus bertambah.

“Tim vaksinator BKo Mabes Polri ke Polda Malut itu disebar ke Polres Halut sebanyak 4 orang, Polres Halbar 4 orang, Polres Halsel 3 orang, Polres Kepulauan Sula 3 orang, Polres Tikep 3 orang dan 2 orang di Polres Halteng,” akunya.

Dengan pertemuan yang dilakukan tersebut menurut Michael, Kapolda juga berharap kepada forkopimda di masing-masing Kabupaten dan Kota maupun Provinsi agar dalam pelaksanaan pencegahan dan penanganan Covid-19 ini dapat berjalan bersama-sama sehingga diharapkan masalah yang  terjadi di tahun 2021 tidak lagi terjadi.

“Menambah fasilitas pelayanan kesehatan maupun sentra vaksinasi di area publik seperti mall, pasar, pelabuhan dan pemukiman padat penduduk, serta melaksanakan vaksinasi mobile dengan bekerjasama dengan pemerintah daerah, TNI dan untuk masyarakat,” akunya. 

Selain vaksinasi menurutnya, Kapolda juga meminta kepada jajaran untuk terus melakukan sosialisasi pentingnya protokol kesehatan berupa cuci tangan, pakai masker hingga tidak melakukan kerumunan kepada masyarakat sebagai bentuk pencegahan penularan Covid-19.

“Biar sudah divaksin, tetap protokol kesehatan harus diutamakan supaya kita bis a terhindar dari yang namanya virus Covid-19,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar