Kepala Kantor Kemenag Tikep Minta Penyuluh Jadi Teladan Bagi Semua Ummat

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan H. Ibrahim Muhammad saat membuka Rapat Evaluasi Penyuluh Non PNS (Dok.Kemenag Tikep)
Suasana

KBRN, Tidore : Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan melalui Seksi Bimbingan Masyarakatn Islam Kamis (13/1/2022) melaksanakan rapat evaluasi kinerja penyuluh Non PNS di lingkungan Kantor Kemenag Kota Tidore Kepulauan.

Rapat evaluasi yang dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan H. Ibrahim Muhammad didampingi Kepala Seksi Bimas Islam H. Ali M. Tero itu berlangsung di Aula Ikhlas Beramal Kantor Kemenag Tikep.

Penyuluh Non PNS di lingkungan Kantor Kemenag Kota Tidore Kepulauan yang ikut rapat evaluasi itu berjumlah 48 orang dari di 8 kecamatan se-Kota Tidore Kepulauan dan dikoordinir Hanifa Amirudin sebagai penyuluh PNS Kantor Kemenag Kota Tidore Kepulauan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan H. Ibrahim Muhammad mengatakan, evaluasi kinerja Penyuluh Agama Islam non PNS betujuan untuk mempertegas komitmen pengabdian sebagai Penyuluh Agama Islam, begitu juga untuk memastikan peran penyuluh ditengah-tengah masyarakat seperti diharapkan terlaksana dengan baik atau belum.

Tujuan rapat evaluasi ini kata H. Ibrahim Muhammad jelas untuk mempertegas komitmen Penyuluh Agama Islam dalam melakukan tugas dan fungsinya. Selain itu juga untuk laporan kinerja Penyuluh Agama Islam non PNS, khususnya pada saat Pandemi Covid-19. Keseriusan Punyuluh Non PNS menjalankan tugas dan pelaporannya di Tahun 2021 terasa kurang, sehingga harus ditingkatkan di Tahun 2022.

”Penyuluh harus memiliki program yang akan direncanakan dan inovasi yang akan dijalankan, juga penyuluh harus menjadi teladan bagi semua ummat, bukan hanya ummat Islam semata. Jadilah seperti air, bukan sebagai bensin dalam menghadapi masalah di lapangan menghadapi masyarakat, hadirkan suasana sejuk dan damai akan terciptanya keamanan dan ketentraman demi keutuhan NKRI,” ungkap H. Ibrahim Muhammad.

Penyuluh adalah bagian dari Ahlussunnah wal Jama'ah, melaksanakan tugas tanpa melihat apa yang diperoleh melainkan apa yang ia mampu memberikan kepada umat, masyarakat lebih khusus lagi para keluarganya.

Laksanakan tugas semata-mata karena Allah SWT maka, tugas yang kita jalankan tidak menjadi beban tetapi menjadi kewajiban, yang diharapkan nanti adalah pahala yang melimpah dan rezeki yang sedikitpun menjadi berkah, tutup H. Ibrahim Muhammad.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar