Pasca Gelombang Pasang, Warga Sangaji Ternate Perbaiki Rumah dan Pasang Geobag

KBRN, Ternate; Meski diprediksi gelombang pasang masih akan mengancam tempat tinggal dan seiisi rumah sebagian warga pesisir di Kelurahan Sangaji itu enggan untuk mengungsi bahkan sebagian diantaranya memperbaiki bagian rumahnya yang rubuh dihantam air pasang.

Namun begitu sebagian lain memutuskan untuk mengungsi. Hal itu dilakukan warga, pasca peristiwa gelombang laut pasang,.dimana alir lautnya tumpah hingga ke rumah - rumah penduduk, Senin (6/12/2021) malam.

Geobag di Pantai

Bakri Sila, yang bagian belakang rumahnya rubuh dan air pasang masuk mengalir ke dalam rumahnya itu, serta merta ia membersihkan dan memperbaiki bagian dapur rumahnya secara swadaya.

"Ya, mau tinggal dimana lagi. Perbaiki aja yang bisa, tembok-tembok nih, tiang-tiang nih. Kalau ada bantuan pemerintah ya terima kasih," kata Bakri Sila.

Sementara Lurah Sangaji Tokahar mengakui sekitar 46 rumah terdampak, para pemiliknya kini diungsikan untuk menghindari korban jiwa.

 

"Rumah yang rusak ada 46, dan 125 warga diungsikan. Kalau obat-obatan dibantu Dinas Kesehatan. Kita siapkan dapur umum juga," kata Kahar

Sementara itu, seiring BPBD

 Siapkan Pasir Geobag

Ternate menginventarisir kerusakan. BPBD dan para sukarelawan dan pihak aparat kepolisian mengulurkan bantuan berupa pemasangan ratusan karung pasir di bibir pantai yang berfungsi sebagai talud, untuk mengurangi risiko dampak air pasang.

"Kita tangani dulu dengn Geobag supaya air tak masuk ke rumah-rumah. Ada tiga titik krusial di Sangaji ini, dibutuhkan 300 buah Geobag," kata Ruslan dari Balai Wilayah Sungai Maluku Utara.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar