Warga Pengungsi di SKB Ternate Mengaku Terpenuhi Kebutuhannya

Kondisi pengungsi di SKB Ternate.

KBRN, Ternate: Warga terdampak gelombang pasang di Kelurahan Sango, Dufa-Dufa, dan Sangaji yang kini menempati lokasi Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Kelurahan Sangaji mengaku telah memperoleh bantuan bahan makanan hingga kebutuhan lainnya dari Pemerintah Kota Ternate.

Murni, salah seorang pengungsi dari Kelurahan sangaji mengaku, sejak semalam bantuan kebutuhan dirinya dan keluarga selama di lokasi pengungsian telah dipenuhi oleh pemerintah.

“Alhamdulillah, selama di SKB bantuan makanan, selimut, susu hingga popok bayi telah diberikan untuk memenuhi kebutuhan kami selama di lokasi pengungsian,” ujarnya, Selasa, (7/12/2021).

Murni bilang, sebanyak enam orang anggota keluarganya dievakuasi ke SKB temasuk dua orang balita setelah bagian belakang rumahnya hancur diterjang gelombang pasang yang terjadi Senin sore kemarin.

“Kami masih trauma kembali ke rumah, harapan kami pemerintah kota bisa segera membangun talud di wilayah pesisir Sangaji sehingga saat gelombang pasang terjadi tidak sampai menerjang permukiman warga,” harapnya.

Sementara itu, M. Iksan Hamzah, Sekretaris BPBD Kota Ternate mengatakan, sejumlah kebutuhan pengungsi di lokasi SKB telah terpenuhi, bahkan dapur umum juga telah didirikan Dinas Sosial Kota Ternate untuk melayani kebutuhan warga selama di lokasi pengungsian.

“Kami tetap memberikan imbauan kepada warga pesisir agar tetap siaga mengingat gelombang pasang masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan,” pungkasnya.

Berdasarkan data BPBD Kota Ternate, jumlah warga yang dievakuasi di Kelurahan Dufa-Dufa sebanyak 37 kepala keluarga (KK) 95 jiwa, Kelurahan Sangaji sebanyak 46 KK 173 jiwa, Kelurahan Salero 15 KK 189 jiwa, Taduma 35 KK 183 jiwa. Dengan jumlah total keseluruhan 96 KK 640 jiwa termasuk 29 balita dan 24 lansia. (ZN-DB)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar