Pasca Gelombang Pasang, Warga Sangaji Gotong Royong Buat Talud Penahan Ombak

Aktivitas warga saat membangun talud darurat. Foto: Dhavi Baba

KBRN, Ternate: Pasca gelombang pasang yang terjadi Senin, (6/12/2021) malam di RT 10 RW 04 Kelurahan Sangaji, Ternate Utara, kini warga yang dibantu TNI, Polri, Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, dan relawan PMI serta Poltekes Kemenkes Ternate bergotong royong membuat tanggul karung berisi pasir untuk ditempatkan di pesisir pantai tersebut.

Pantauan RRI, Selasa (7/12/2021), sejumlah bantuan berupa pasir dan karung terus berdatangan untuk membantu warga membuat talud dengan peralatan seadanya.

Sebagian warga lainnya yang terdampak, mulai membersihkan sisa material yang masuk ke pekarangan hingga ke dalam rumah warga.

"Torang (kami) membersihkan yang bisa kami bersihkan, sebab belum ada jaminan malam nanti gelombang pasang tidak terjadi. Semoga talud yang dibuat ini bisa menahan gelombang hingga tidak masuk ke permukiman lagi," ucap Muhmud Ici warga RT 10 RW 04 Kelurahan Sangadji.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Sangadji, To Kahar mengatakan, bantuan material berupa pasir maupun karung masih dibutuhkan warga untuk membuat talud guna meminimalisir potensi bencana susulan.

"Kami masih membutuhkan bantuan semua pihak sebagai bentuk mitigasi, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

To Kahar bilang, ada 42 unit rumah warga yang mengalami rusak ringan hingga berat. Sebagian besar dari warga pesisir telah dievakuasi ke SKB sebagai titik pengungsian.

"Jumlah Kepala Keluarga yang diungsikan sebanya 35 KK dengan total jumlah jiwa sebanya  122, termasuk 10 balita dan 1 orang ibu hamil. Yang paling dibutuhkan pengungsi adalah, makanan siap saji, selimut dan peralatan mandi," pungkasnya.(Zaq).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar