Kementerian Kelautan dan Perikanan Akan Mengangkat Kekayaan Laut di Perairan Tidore

Penyerahan Poster dan Replika Kapal Trinidad serta hasil riset dari Muatan Kapal Tenggelam ke Pemerintah Kota Tidore Kepulauan oleh Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (Dok.Humas Tikep)
Suasana setelah penyerahan Poster dan Replika Kapal Trinidad serta hasil riset dari Muatan Kapal Tenggelam ke Pemerintah Kota Tidore Kepulauan oleh Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (Dok.Humas Tikep)

KBRN, Tidore : Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia terus melakukan riset di Kota Tidore Kepulauan yang ditandai dengan Penyerahan Poster dan Replika Kapal Trinidad serta hasil riset dari Muatan Kapal Tenggelam ke Pemerintah Kota Tidore Kepulauan oleh Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Penyerahan Poster dan Replika Kapal Trinidad  tersebut diterima Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Yakub Husain yang  berlangsung di Museum Sonyinge Malige Kelurahan Soasio Tidore.

Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Yakub Husain menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada Kepala Pusat Riset Kelautan serta Kepala Loka Riset dan Kerentanan Pesisir, Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang telah melakukan riset terkait dengan situs-situs sejarah bawah air mengenai kapal tenggelam di Perairan Kota Tidore Kepulauan.

”Kami menyampaikan penghargaan atas segala usaha dan jerih payah yang telah dilakukan, terima kasih telah dibuatkan galeri foto atau poster untuk ditempatkan di museum yang dilengkapi dengan narasi sejarahnya dan juga pemberian replika kapal Trinidad serta hasil riset artefak berupa gerabah dan keramik yang akan ditempatkan di Museum Sonyige Malige untuk dikelola oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan,” ungkap Yakub Husain.

Kota Tidore Kepulauan kata Yakub Husain merupakan salah satu situs ditemukan sejumlah artefak yang diduga kuat memiliki ikatan sejarah dengan bangsa-bangsa eropa dalam mengelilingi dunia, semoga hasil riset yang diangkat dan diserahkan ini dapat bermanfaat bagi generasi sekarang maupaun generasi mendatang.

Sementara itu Kepala Pusat Riset Kelautan Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan Kementerian RI Dr. I Nyoman Raidiarta dalam sambutannya mengatakan, ini merupakan kolaborasi kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, ”Saya berharap kerjasama ini akan terus terjalin dalam hal ini riset untuk mengangkat kekayaan bawah laut di perairan Tidore yang erat kaitannya dengan sejarah pelayaran bangsa-bangsa eropa, kita mesti berbangga karena potensi-potensi bawah laut yang diangkat ini dapat memberikan informasi dan memperkaya khazanah budaya maritim dan pengetahuan kita,” tuturnya

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Tidore Kepulauan Asis Hadad kepada RRI Senin (6/12/2021) mengatakan, usai prosesi penyerahan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi Mari Jaga Warisan Budaya Kita serta penanyangan video bawah air dan peninjauan sejumlah lokasi situs di Kelurahan Soasio.

Lokasi ditemukannya situs artefak peninggalan kapal yang titik koordinatnya berada di perairan Tidore diantaranya Perairan Kelurahan Tongowai Kecamatan Tidore Selatan, dan di Depan Benteng Tahula Kelurahan Soasio Kecamatan Tidore.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar