Cuaca Ekstrem, Abrasi Ancam Warga Pesisir Ternate

KBRN, Ternate; Tinggi gelombang air laut dikuti angin kencang menyebabkan abrasi di beberapa daerah pesisir Wilayah Ternate. Walikota Ternate M.Tauhid Soleman Minggu (5/12/2021) meninjau lokasi abrasi seperti di pesisir Kelurahan Taduma, Tolire, Bula, Takome, Sulamadaha dan pesisir lainnya.

Warga setempat mengakui, abrasi pantai mengancam keselamatan permukiman warga seperti di Kelurahan Takome dan warga lainnya di daerah pesisir di sebagian Wilayah Kota Ternate, bahkan hempasan ombak sempat menerpa pantai hingga menumpahkan air laut ke jalan raya, sarana dan fasilitas umum.

Cuaca ekstrem dengan intensitas tinggi hujan akhir-akhir ini, membuat was-was dan kecemasan para warga, khususnya

Abrasi Ancam Fasilitas Publik

yang tinggal di daerah pesisir. Hal itu diantaranya terungkap warga di kelurahan Takome. Mereka senada berharap, minta perhatian serius dari pemerintah Kota Ternate dalam penanganan abrasi sebelum menimbulkan korban harta dan jiwa.

"Kelurahan Takome ini ya, musim-musim ini abrasi, banjir. Makin sini ya terkikis lah, khawatir tentu saja," kata Amir Majid Ketua RT 01 Takome.

Daerah Pesisir Takome

Masyarakat Takome, memang menyadari betul akan ancaman abrasi. Selain kerap kali teralami adanya pergeseran pergeseran di setiap sepadan pantai, di sisi lain mereka sulit untuk beranjak dari tempat tinggalnya yang sudah turun temurun.

Abrasi Ancam Perkebunan 

"Pemerintah serius lah perhatikan abrasi di kami ni, bangun talud gitu. Banjir juga. Serius lah, kalau banjir kami pun susah berkebun," kata Syamsudin Ketua RT 02 Takome.

Harapan masyarakat terbangunnya talud yang kokoh untuk menahan abrasi itu hingga kini seakan menemui kebuntuan. Sementara mereka pun tak ingin harapannya itu bagai pungguk merindukan bulan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar