BPBD Data Bangunan Rusak Akibat Gelombang Tinggi, Ini Kelurahan Terdampak di Kota Ternate

Kondisi Jembatan Dodoku Ali Salero Pasca Dihantam Gelombang Tinggi (Dok: Istimewa)

KBRN, Ternate: Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai melakukan pendataan rumah penduduk maupun fasilitas umum yang dihantam gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem di Kota Ternate.

"Saat ini tim dilapangan masih melakukan pendataan pasca gelombang pasang yang terjadi sekitar 18:20 WIT di wilayah Kota Ternate," ungkap Kepala BPBD Kota Ternate, M. Arif Abdul Ghani saat dikonfrimasi RRI, Sabtu (4/12/2021) malam ini.

Menurutnya, ada sejumlah kelurahan di wilayah Kota Ternate yang terdampak akibat gelombang pasang, yakni Kelurahan Moti Kota, Hiri, Kelurahan Kota Baru, Taduma, Rua, Akehuda, Sangaji, Dufa-Dufa dan Selero.

Gelombang Tinggi di Kelurahan Dufa-Dufa Ternate (Dok: Istimewa)

Dengan adanya kondisi cuaca yang ekstrim ini menurut Arif, pihaknya sudah menghimbau kepada warga masyarakat yang bermukim di pesisir pantai hingga di bantaran kali mati untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu menurutnya, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi, pihaknya sudah melakukan evakuasi di lokasi yang aman.

"Evakuasi, ada yang menginap di rumah teman maupun keluarga yang dianggap aman," katanya.

Dengan insiden tersebut kata dia, pihaknya belum menerima laporan adanya korban jiwa.

"Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada laporan korban dalam kondisi tadi sore," katanya.

Selain melakukan pendataan Arif juga bilang, tim BPBD Ternate juga melakukan pembagian makanan siap saji kepada warga masyarakat yang terdampak gelombang pasang di sejumlah Kelurahan di Kota Ternate tersebut.

"Tetap waspada, jangan panik dan jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar