Tahun Depan, Unkhair Bakal Punya Lulusan Profesi Dokter

Fakultas Kedokteran Unkhair, (Istimewa).

KBRN, Ternate: Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun (Unkair) Ternate bakal memiliki lulusan profesi dokter pada tahun 2022 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Dekan Fakultas Kedokteran, Unkhair dr. Marhaeni Hasan saat perayaan Dies Natalis ke-6 Fakultas Kedokteran di Aula Banau, Kampus I Unkhair, Akehuda, Kota Ternate, Maluku Utara Sabtu, (04/12/2021).

“Saat ini kita sudah mempunyai hampir 70 Sarjana Kedokteran, kemudian ada profesi dokter yang sudah berjalan satu tahun lebih. Insyaallah tahun depan kita sudah memproduksi dokter di Maluku Utara,” kata dokter spesialis anak tersebut.

Sebagai Dekan pertama, dia bercita-cita Fakultas Kedokteran dapat melahirkan dokter lulusan asli perguruan tinggi di Maluku Utara, sebab selama ini kata dia, Malut selalu mendatangkan tenaga dokter dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Universitas Hasanuddin(Unhas) Makassar dan perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

“Saya ingin supaya Unkhair memproduksi dokter, dimana lulusan dokter ini akan disebarkan ke seluruh Maluku Utara, karena saat ini kita masih kekurangan tenaga dokter,” ujarnya.

“Insyaallah dua atau tiga tahun ke depan, Unkhair sudah mulai mengisi kekurangan tenaga-tenaga dokter di Maluku Utara. Itu harapan besar saya,” lanjut dia.

Rektor Unkhair, Dr. M. Ridha Ajam mengatakan, Fakultas Kedokteran adalah fakultas dengan biaya besar. Dia berharap ke depan pemerintah daerah baik provinsi dan kabupaten/kota dapat mendukung pembangunan fasilitas yang mumpuni demi mendukung kualitas lulusan dokter di Maluku Utara.

 “Fakultas Kedokteran ini fakultas yang cukup mahal, baik fasilitasnya, maupun  fasilitas pendukung pembelajaran dan laboratoriumnya. Mari kita saling mendukung, karena salah satu esensi pendirian dari Fakultas Kedokteran adalah tersebarnya dokter-dokter yang berasal dari daerah kita sendiri yang mau bekerja penuh waktu di daerahnya,” terangnya.

Ridha juga berharap, ke depan Unkhair dapat melahirkan lulusan dokter yang dapat mengabdi ke daerahnya masing-masing dan bisa lebih efektif melayani masyarakat.

“Kalau tidak ada halangan di program profesi ini, paling lama satu tahun ke depan, kita sudah punya dokter yang bisa berpraktek,” ujar Ridha.

”Nah inilah yang sebenarnya menjadi pekerjaan berat yang bukan hanya Unkhair saja, tapi pemerintah kabupaten/kota untuk mensupport fasilitas infrastrukturnya dan juga fasilitas laboratoriumnya, untuk kita pastikan dokter-dokter yang kita lahirkan dari Unkhair adalah tenaga dokter yang memiliki kapasitas dan kualitas, yang ketika dia melayani kita, kita tidak ragu-ragu lagi karena mereka adalah dokter yang layak, dokter yang terbaik,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar