Ada 641 Kasus HIV/AIDS di Ternate, 10 Diantaranya Balita

Kadinkes Kota Ternate, Nurbaity Radjabessy. Foto: Dhavi Baba/RRI.

KBRN, Ternate: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate mencatat ada 641 kasus Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome atau HIV/AIDS di Kota Ternate, Maluku Utara. Jumlah tersebut merupakan total kumulatif kasus dari tahun 2007 hingga 2021.

"HIV/AIDS di Kota Ternate seperti fenomena gunung es, yang tercatat memang 641 kasus, namun kami menduga masih banyak kasus yang belum terdata dan terdeteksi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaity Radjabessy kepada RRI Rabu (1/12/2021).

Kata dia, orang dengan HIV/Aids (ODHA) yang masih rutin menjalani masa pengobatan dengan mengonsumsi Antiretroviral (ARV) sebanyak 179 orang, putus berobat 102 orang, meninggal dunia 135 orang, dan 225 orang yang terinfeksi belum memulai proses pengobatan dengan ARV.

"Pengobatan ARV ini harus rutin dilakukan, meskipun penyakitnya tidak hilang tapi tujuan utama pemberian ARV adalah untuk menekan jumlah virus, sehingga akan meningkatkan status imun pasien HIV dan mengurangi kematian akibat infeksi oportunistik," jelas Nurbaity.

Dia menambahkan, pengidap HIV/AIDS di Ternate didominasi laki-laki dengan total 418 kasus dan wanita sebanyak 223 kasus.

"Pengidap HIV/AIDS berdasarkan golongan umur diantaranya, bayi di bawah 4 tahun ada 10 orang, usia 5-14 tahun 6 orang, 15-19 tahun 14 orang, 20-24 tahun 120 orang, dan 25-49 tahun 460 orang, serta usia di atas 50 tahun sebanyak 31 orang," paparnya.

Menurut dia, kasus HIV/AIDS di Kota Ternate sudah sangat kompleks, karena hampir semua kalangan profesi maupun pekerja di Kota Ternate sudah terdeteksi mengidap penyakit ini berdasarkan data Dinkes.

"Semua kalangan baik non profesional, buruh kasar, PNS dan honorer, pegawai BUMN, sopir angkot, ibu rumah tangga, remaja sekolah dan mahasiswa, wiraswasta, petani, peternak maupun nelayan, hingga TNI-Polri serta para penajajah seks di Kota Ternate terkonfirmasi positif HIV/AIDS," papar Nurbaity.

Sementara fasilitas kesehatan yang saat ini melayani pemeriksaan tes HIV dengan Layanan Perawatan Dukungan dan Pengobatan (PDP) baru dilayani pada empat Puskemas, yaitu, PKM Perawatan Siko, PKM Kota, PKM Kalumpang dan PKM Kalumata, dan RSUD Chasan Boesoerie Ternate. 

Sebagai upaya pencegahan, kata Nurbaity, saat ini Dinkes telah melaksanakan berbagai program melalui Puskesmas maupun berkolaborasi dengan instansi atau lembaga lainnya yang peduli dalam penanganan masalah HIV/AIDS.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar