BMKG Ingatkan Masyarakat Maluku Utara Waspada Cuaca Ekstrim

KBRN, Ternate : Kondisi cuaca di Maluku Utara saat ini sudah memasuki musim penghujan yang juga sering diikuti dengan angina kencang sehingga mengakibatkan terjadi gelombang tinggi hampir di seluruh wilayah Maluku Utara.

Akibat dari kondisi ini BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan selalu berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrim tersebut.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate melalui Kasi Data dan Informasi Setiawan Sri Raharjo kepada RRI Rabu (1/12/2021) mengakui, memasuki bulan Desember ini memang ada terjadi peralihan monsun Asia ke monsun Australia yang mengakibatkan terjadi penguatan angin dari arah selatan.

”Imbasnya dari perubahan atau peralihan monsoon ini juga dirasakan akibatnya di wilayah Maluku Utara dengan terjadinya hujan dengan intensitas seang hingga lebat yang diserta dengan angin kencang dan terjadi peningkatan gelombang di wilayah Maluku Utara,” ungkap Setiawan Sri Raharjo.

Untuk saat ini kata Setiawan Sri Raharjo, di wilayah Maluku Utara sejak Oktober lalu hingga akhir Desember 2021 masih akan terjadi cuaca ekstrim, karena itu diminta masyarakat untuk selalu waspada terutama terjadi peningkatan tinggi gelombang di Perairan Morotai, Laut Halmahera, Perairan Loloda dan Perairan Halmahera Barat bagian Utara, Perairan Timur Halmahera dan Perairan Ternate - Batang Dua – Bitung mencapai lebih dari 2 meter.

Kondisi cuaca ekstrim ini diprediksi masih akan terjadi dalam 4 hari ke depan bahkan dalam seminggu ke depan.

Kepada perusahaan pelayaran juga para nakhoda dan motoris serta pengguna jasa angkutan laut diminta jika akan berlayar hendaknya selalu memperhatikan kondisi cuaca, jika tidak memungkinkan jangan memaksakan untuk berangkat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar