Letakkan Batu Pertama Masjid Nurul Jannah Jerbus, Wali Kota Ternate: Insya Allah Kita Bantu

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman di Jerbus, Kelurahan Tanah Tinggi Barat. Foto: Istimewa.

KBRN, Ternate: Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman melakukan peletakan batu pertama renovasi pembangunan Masjid Nurul Jannah, Lingkungan Jerbus, Kelurahan Tanah Tinggi Barat, Kota Ternate, Maluku Utara Selasa, (30/11/2021).

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman dalam sambutannya menyampaikan, ke depan masjid di Kota Ternate harus mempunyai terobosan baru untuk membuat usaha-usaha halal guna menopang operasional masjid di luar dana atau sedekah dari warga yang dihimpun oleh Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) dan para donatur.

Kata dia, terobosan tersebut sudah banyak dilakukan oleh sebagian besar masjid di daerah lain di Indonesia.

“Ini penting sekali, sehingga hal-hal tertentu yang bersifat operasional dapat dihidupi langsung oleh masjid,” ujar mantan Sekretaris Kota Ternate itu.

Tauhid juga mengatakan, Pemerintah Kota Ternate mempunyai komitmen dalam membangun seluruh sarana peribadatan di Kota Ternate tak terkecuali renovasi Masjid Nurul Jannah.

“Insyaallah Pemerintah Kota Ternate akan bantu (anggaran) pembangunan masjid ini. Secara pribadi, saya juga akan bantu,” kata Tauhid disambut tepuk tangan warga Jerbus yang hadir pada acara tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Jannah, Ahmad Yani Abdulrahman mengatakan, renovasi masjid dilakukan karena usia masjid yang sudah cukup tua dan kapasitas masjid yang tak lagi dapat menampung jumlah jamaah yang kian hari kian bertambah.

Wali Kota Tauhid Soleman letakkan batu pertama Masjid Nurul Jannah, Jerbus, Tanah Tinggi Barat. Foto: Istimewa.

Dia merincikan, saat ini dana pembangunan masjid berasal dari partisipasi masyarakat Kelurahan Tanah Tinggi Barat yang dihimpun oleh Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Nurul Jannah sebesar Rp110 juta, dana modal awal panitia Rp30 juta, ditambah dengan sejumlah dana hasil tabungan yang disumbangkan warga Rp100 ribu perbulan, serta dana lainnya yang hasil sedekah dari para dermawan.

“Target dana renovasi masjid ini sebesar Rp3 miliar. Kita targetkan pembangunan masjid dapat selesai antara satu hingga dua tahun,” ujarnya.

Ahmad Yani berharap, ada sokongan dana dari pemerintah kota dan provinsi Maluku Utara serta dunia usaha sehingga dapat mempercepat proses pembangunan masjid yang pertama kali dibangun pada tahun 1994 silam.

“Kami sampaikan terima kasih kepada para donatur yang juga hadir hari ini yang telah memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Ketua BKM Nurul Jannah, Prof. Abdul Wahab Hasyim mengatakan, renovasi pembangunan masjid yang telah berusia 25 tahun tersebut lahir dari kesepakatan masyarakat di Kelurahan Tanah Tinggi Barat.

“Alhamdulillah pada hari ini kita melakukan peletakan batu pertama Masjid Nurul Jannah,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Wahab yang juga Wakil Rektor II Universitas Khairun mengajak seluruh warga untuk mengenang dan mengirim doa kepada para tetuah-tetuah terdahulu yang telah menyediakan lokasi pembangunan masjid itu.

“Semoga apa yang telah mereka (tetuah-pendahulu pembangunan masjid) titipkan dan wariskan kepada kita pada hari ini dapat menjadi investasi amal yang mengalir ke kehidupan mereka yang ada di jannah (akhirat) sana,” harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar