FOKUS: #TANGGAP BENCANA ALAM

Cegah Cluster Covid-19 Pasca STQ, Mendagri Utus Tim ke Sofifi

KBRN, Sofifi: Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan peninjauan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Nasional ke-XXVI di Sofifi, Provinsi Maluku Utara.

Kehadiran tim Kemendagri ke Sofifi ini untuk melakukan rapat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) terutama panitia STQ Malut terkait dengan penerapan protokol kesehatan (Protkes) sehingga tidak menimbulkan cluster Covid-19 pasca kegiatan STQ di Malut.

Setelah melakukan rapat dengan panitia STQ daerah yang berlangsung di sekretariat STQ, tim dari Kemendagri didampingi Kasat Pol PP dan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malut langsung melakukan peninjauan 5 venue dalam pelaksanaan STQ Nasional.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Malut, Samsudin Abdul Kadir usai rapat, Rabu (20/10/2021) mengatakan, kehadiran tim dari Kemendagri ini untuk memantau pelaksanaan kegiatan STQ.

"Sebenarnya langkah untuk membuat STQ di Sofifi ini kita kira sebagai langkah, karena mengingat Sofifi lebih sepi sehingga bisa menerapkan Protkes," ungkapnya.

Sekprov menyatakan, selama STQ Nasional mulai dari pembukaan sampai dengan hari ini belum ada informasi terkait dengan penambahan kasus orang terkinfrimasi positif Covid-19.

"Sejauh ini belum ada setelah kita lakukan PCR bagi tamu-tamu maupun para kafilah dari 34 provinsi," katanya.

Sekprov dalam kesempatan tersebut memastikan, para kafilah dan official dari 34 provinsi yang ikut ambil bagian dalam pelaksanaan STQ Nasional di Sofifi dalam keadaan sehat.

"Panitia terutama LO, kita sudah melakukan Swab Test sebagai langkah ikhtiar kita, dan sejauh ini kafilah masing-masing provinsi Alhamdulillah masih dalam keadaan sehat," pungkasnya.

Sementara itu, ketua panitia STQ Nasional, Salmon Janidi mengatakan, dalam puncak penutupan STQ, tentunya protkes menjadi hal sebagai langkah untuk mengantisipasi cluster Covid-19 pasca STQ.

"Intinya, protkes tetap jadi perhatian sebagai langkah ikhtiar kita bersama," pungkasnya.

​​​​​​

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00