Kunjungi Halsel, Kejati Malut Tinjau Obvitnas di Pulau Obi

KBRN, Halsel: Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara (Malut) Dade Ruskandar, Rabu (13/10/2021) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Kunjungan orang nomor satu di Kejati Malut ini mulai terhitung sejak tanggal 11 hingga 14 Oktober 2021. 

Dalam kunjungan ke Halsel, Kajati Malut meninjau Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang berlokasi di Pulau Obi guna memastikan terus beroperasi secara optimal demi kontribusi positif bagi negara dan daerah.

Kehadiran Desa di perusahaan tambang yang beroperasi di Halsel tersebut merupakan kunjungan perdana setelah dilantik menjadi Kajati Malut pada 29 Juli 2021 lalu. 

Kajati Malut, Dade Ruskandar mengatakan, beberapa waktu belakangan ini pihaknya fokus melakukan kunjungan kerja untuk mengawal dua amanat dari Kejaksaan Agung. 

“Kami sedang mengawal dana penanggulangan Covid-19, serta Proyek Strategis Nasional (PSN) di beberapa daerah, karena perintah Jaksa Agung, semua proyek yang sifatnya strategis yang berada di wilayah Kejaksaan Tinggi harus ada perhatian, karena mereka berjasa dalam peningkatan ekonomi negara," ungkapnya. 

Dade berharap kerja sama yang dibangun bersama Harita Nickel dapat menciptakan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan daerah. 

"Kita harus terus kawal proyek strategis nasional ini, banyak yang bisa kita tingkatkan melalui sinergi yang baik, terutama hal-hal yang terkait dengan bidang hukum,” ucap Dade seraya berharap agar perusahaan pertambangan dan hilirisasi nikel ini dapat terus memberi kebaikan bagi masyarakat luas. 

Sementara itu, manajemen Harita Nickel, Younsel Evand Roos mengatakan, kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan sinergi antara Kejati Malut dan Harita Nickel. 

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kajati di Site Obi, kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat kerja sama kedua pihak demi terciptanya manfaat yang lebih besar bagi daerah,” ujar Younsel yang merupakan Head of Site Harita Nickel.

Younsel menambahkan, perhatian negara terhadap investasi adalah hal yang sangat penting dalam keberlanjutan usaha. 

Younsel menilai kunjungan kerja ini menjadi bukti kehadiran negara yang aktif menjaga investasi sesuai aturan-aturan yang berlaku. 

“Harita Nickel adalah perusahaan yang terus tumbuh, banyak proyek strategis yang sedang dan akan dijalankan, oleh karena itu, perhatian dari negara, dalam hal ini Kejati Malut, sangat dibutuhkan agar kegiatan perusahaan tetap berjalan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan,” jelasnya. 

Pada kunjungan kerja ini, Kajati Malut beserta rombongan melihat langsung bagaimana proses penambangan dan pengolahan bijih nikel dilakukan. Kajati juga menyempatkan diri untuk menanam bibit pohon di area perusahaan sebagai bentuk kolaborasi bersama Harita Nickel untuk menjaga lingkungan sebagai investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan ekosistem dan kualitas udara di lingkungan, serta membantu mengatur tingkat polusi global. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00