Ratusan Aparat Gabungan Diterjunkan Amankan STQ Nasional

Ilustrasi Pengamanan (Dok: RRI)

KBRN, Ternate: Sebanyak 200 aparat gabungan baik TNI, Polri maupun Satpol-PP dikerahkan untuk melakukan pengamanan selama pelaksanaan kegiatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Nasional XXVI yang diselenggarakan di Sofifi pada 16 hingga 25 Oktober 2021 mendatang.

Hal ini dikemukakan langsung Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Maluku Utara (Malut), Kombes Pol Juwari saat dikonfirmasi RRI terkait dengan pengamanan selama pelaksanaan STQ Nasional, Minggu (26/9/2021).

Juwari mengemukakan, 200 aparat keamanan yang disiapkan tersebut 124 personel merupakan personel Polri baik Polres Ternate maupun Polres Tidore Kepulauan (Tikep).

Juwari juga mengemukakan, untuk mem-backup Polres Tidore dalam pelaksanaan STQ di Sofifi, Polda menyiapkan 62 personel baik dari binmas maupun Sabhara.

"Personel kita dari Polda 62 orang ditambah dengan Polres Tikep maupun Ternate maka jumlahnya untuk Polri saja sebanyak 124 orang," ungkapnya.

Menurutnya, pengamanan STQ Nasional ini akan difokuskan baik di Ternate maupun Soffi yang merupakan lokasi kegiatan.

"Polres Ternate nanti akan pengamanannya di Ternate, sementara kita (Polda) dan Polres Tidore akan melakukan pengamanan di Sofifi," akunya.

Karo Ops Polda Maluku Utara, Kombes Pol Juwari (Dok: RRI)

Juwari juga menyatakan, sebelum pelaksanaan STQ, pihaknya akan membuat posko pengamanan yang difokuskan di lokasi kegiatan.

"Yang paling dekat dengan lokasi adalah di gedung DPR, makanya posko akan kita bangun di daerah situ," tuturnya.

Disentil terkait dengan pengamanan rencana kunjungan presiden menurutnya, sesuai informasi dari ketua panitia STQ, kehadiran presiden belum bisa dipastikan sementara pejabat baru Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

"Presiden belum ada informasinya, sementara penjabat yang didata panitia baru menteri Agama," katanya.

Kepada peserta maupun masyarakat Malut yang akan menyaksikan kegiatan STQ Nasional di Sofifi dirinya minta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ( Protkes) guna mengantisipasi penularan Covid-19 pasca kegiatan Nasional.

"Yang pasti Protkes kita harapkan untuk tetap dipatuhi supaya tidak ada kasus yang bertambah pasca kegiatan nanti," pungkasnya.

​​​​​​

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00