Unkhair dan Tantangannya di Era Pandemi

Rektor Unkhair, Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum. (Dok. Istimewa)

KBRN, Ternate: Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara memiliki tiga tantangan besar pada periode kepemimpinan Rektor M. Ridha Ajam.

Tantangan itu yakni, status perguruan tinggi sebagai Pengelola Keuangan Badan Layanan Usaha (PK-BLU), penerapan merdeka belajar-kampus merdeka, dan pandemi Covid-19 yang masih mewabah.

"Ketiga tantangan ini berkaitan satu sama lain, sehingga Unkhair harus bekerja ekstra keras guna memenuhi indikator kinerja utama Kemendikbud-Ristek tahun 2021, dan target kinerja tahun 2022 demi terus menjaga relevansi renstra Unkhair periode 2021-2025," ujar Rektor Ridha Ajam saat menyampaikan sambutan padawisuda periode dua tahun 2021, Sabtu, (25/9/2021).

Gedung Fakultas Kedokteran di kampus II Unkhair. (Dok. Istimewa)

Dari segi tenaga pendidik, hingga pertengahan 2021 saat ini, Unkhair telah memiliki penambahan 30 doktor baru, sehingga total tenaga pendidik bergelar doktor di perguruan tinggi negeri nomor satu di Malut ini menjadi 163.

"Jumlah ini kami rasakan masih sedikit bagi sebuah PT, karena jumlah tersebut hanya berkisar 27 persen dari jumlah total 608 dosen saat ini," ujarnya.

Baca Juga: Sudah Divaksin, 557 Mahasiswa Unkhair Diwisuda Hari Ini

Perdana Pimpin Wisuda, Rektor Unkhair M. Ridha Ajam Ajak Masyarakat Dukung Program Vaksinasi

Kualifikasi tenaga pendidik ini diharapkan menjadi salah satu faktor penjamin mutu, sehingga Unkhair tetap menjadi market leader untuk pendidikan tinggi di Maluku Utara, bahkan di Indonesia Timur.

Hal ini penting mengingat status BLU Unkhair yang masih mengandalkan sumber pendapatan utama dari pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

Selain itu, menjawab tantangan Unkhair sebagai PK-BLU, kata Ridha Ajam, tahun ni Unkhair juga sedang mengusulkan pembukaan program studi baru.

"Saat ini Unkhair sedang usulkan program S-1 Teknik Industri, S-1 Psikologi, Program S-2 Pendidikan IPS, S-2 Linguistik, S-2 Pendidikan IPA, dan program Doktor Manajemen dan Ilmu Hukum," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00