Pemkot Ternate Diminta Benahi Drainase, Untuk Atasi Banjir

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlela Syarif. Foto: Opie

KBRN, Ternate :  Intensitas hujan sedang hingga tinggi yang terjadi beberapa hari ini di Kota Ternate menyebabkan banjir dari luapan air kali mati yang masuk sampai kerumah warga.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Nurlela Syarif kepada RRI, menyatakan, ada beberapa faktor yang terjadi diantaranya kondisi drainase hampir disejumlah titik sudah tidak lagi normal, karena drainase atau selokan sekarang ini digunakan sebagai tempat pembuangan sampah.

"Dengan adanya sampah diselokan maka terjadi penumpukan. Namanya air ini kan pasti cari jalan untuk dilewati, jadi ketika saluran air tidak maksimal berarti genangan air akan terjadi disejumlah ruas jalan," kata Nella sapaannya, Rabu (15/9/21).

Menurut Nella, masalah ini harus diatasi bersama bukan hanya Pemerintah, namun masyarakat juga ikut membantu. 

"DPRD tetap mendorong adanya program drainase dan perbaikan drainase disejumlah titik. Hal itu sudah didorong melalui instansi teknis, dengan harapanmasyarakat juga sudah harus sadar bahwa selokan itu bukan tempat pembuangan sampah," ujarnya.

Nella bilang, Pemkot yang pasti tidak tinggal diam dan butuh waktu. "Optimisme kami bahwa Pemerintahan Tauhid Soleman dan Jasri Usman dengan tagline 'Ternate Andalan' ini bisa menjadikan program Andalan hingga di 2022", jelasnya.

Nella juga berharap di 2022 nanti Wali Kota dan Wakil Wali Kota lebih fokus dengan persoalan ini, seperti bisa membenahi sistem drainase persampahan dan mengajak para Camat, Lurah hingga RT/RW untuk sama-sama atasi persoalan ini, sehingga pembangunan kota kedepan bisa lebih tertata dengan baik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00