Bermasalah, 7 Oknum Jaksa di Malut Disanksi, 1 Diusulkan Pecat

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Erryl Prima Putera Agoes (Dok: RRI)

KBRN, Ternate: Sebanyak 7 oknum Jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara diusulkan untuk mendapat saksi tegas.

Ketujuh oknum Jaksa di Kejati Malut itu diusulkan bervariasi mulai dari saksi ringan, sedang hingga berat.

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Malut, Erryl Prima Putera Agoes saat konferensi pers dalam rangka memperingati Hari Bakti Adyaksa (HBA) Ke-61 tahun 2021 di Kejati Malut, Kamis (22/7/2021).

Erryl Prima menyebut, dari 7 oknum Jaksa yang bermasalah tersebut, satu diantaranya diusulkan Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) sementara 4 orang lain melakukan pelanggaran sedang dan 2 oknum lain diusulkan pelanggaran ringan.

"Yang melakukan pelanggaran berat satu orang itu adalah dugaan keterlibatan narkoba dengan inisial S," ujar Erryl.

Erryl mengaku, berkas usulan oknum Jaksa yang melakukan pelanggaran itu sudah disampaikan ke pimpinan dan saat ini pihaknya masih hanya bersifat menunggu.

"Hasilnya kita tunggu saja, apakah di ACC atau tidak, karena biasanya apa yang kita usulkan berat nanti turun ringan, sementara ringan bisa saja jadi berat, makanya kita tunggu saja," jelasnya.

Meski begitu Erryl menyatakan, selaku pimpinan di Kajati Malut, pihaknya tidak akan mentolerir jika ada anggota yang melakukan pelanggaran.

"Kalau pelanggaran kita tindak, pastinya kalau tidak bisa dibina maka dibinasakan saja,"pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00