Napi Pencuri Melarikan Diri, Kajaga Lapas Labuha Dicopot

Kadivpas Kemenkumham Malut, Teguh Wibowo (Dok: RRI)

KBRN, Ternate: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Perwakilan Maluku Utara (Malut) akhirnya angkat bicara terkait dengan satu warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuha III yang melarikan diri.

Dilansir dari Tandaseru.com, WBP atas nama Aswadi Ali, merupakan narapidana (napi) kasus pencurian yang diputus pengadilan 1 tahun 4 bulan kurungan sesuai dengan dengan nomor putusan 22/Pid.B/2021/PN.LBH tanggal 22 Februari 2021. 

Kanwil Kemenkumham Malut, M. Adnan melalui Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas), Teguh Wibowo saat dikonfrimasi RRI di ruang kerjannya, Rabu (23/6/2021) menyatakan, dengan kejadian tersebut, pihaknya sementara sudah mengambil langkah tegas.

Langkah tegas yang diambil itu menurutnya, berupa pencopotan jabatan kepala jaga (Ka Jaga) sebagai petugas yang bertanggung jawab.

“Dia dicopot untuk sementara,” tegasnya.

Selain dicopot, Teguh menyatakan, yang bersangkutan bersama dua petugas jaga juga sementara diperiksa terkait dengan kejadian itu.

“Pokonya diperiksa dulu, dan nanti hasilnya baru kita tau,” tuturnya.

Pemeriksaan itu menurutnya, untuk mengatahui secara pasti kejadian ini terjadi apakah ada unsur kelalaian ataukah unsur lain.

Ia mengaku, sesuai infromasi yang diterima, Aswadi Ali melarikan diri dengan cara memanjat pagar Lapas.

“Informasi sementara, katanya panjat pagar, tapi itu masih sbatas infromasi, nanti kita dalami lagi,” tegasnya lagi.

Aswadi Ali kata Teguh, merupakan napi kasus pencurian yang sudah menjalani hukuman sudah kurang lebih 5 bulan lamanya.

“Sudah 5 bulan kok, kenapa harus kabur,” cetusnya.

Proses pencarian Aswadi Ali lanjut Tegus, pihkanya melibatkan kepolisian setempat.

“Masih dicari, dan kita dibantu oleh aparat Kepolisian juga,” tuturnya.

Dengan kejadian ini dirnya menegaskan kepada seluruh kepala Lapas maupun Rutan di Malut untuk lebih waspada dan lebih ketat dalam melakukan pengamanan.

“Kita akan lebih ketat lagi, terutama untuk kepala Lapas dan Rutan,”pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00