Gelar Resepsi Pernikahan di Ternate Harus Sesuai Protokol Kesehatan

akad_nikah_foto_fola_foto.jpg

Deskripsi Gallery

KBRN, Ternate :  Pemerintah Kota Ternate mengijinkan masyarakat untuk menggelar resepsi pernikahan yang sebelumnya dilarang dan hanya diperbolehkan acara akad nikah saja.

Ketua koordinator bidang pengendalian dan operasi gugus tugas covid-19 Kota Ternate, Muhammad Arif Abd Gani menyatakan, menyusul kebijakan relaksasi jasa dan perdagangan atau tatanan kehidupan baru yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Ternate melalui Perwali No 13 tahun 2020 terkait kewajiban menggunakan masker.

"Pihaknya baru membolehkan resepsi pernikahan bersifat indoor dengan membatasi undangan yang hadir dan harus sesuai protokol kesehatan yang akan diawasi oleh tim dilapangan," ujarnya. 

Arif Gani menambahkan, untuk resepsi pernikahan bersifat outdoor pihaknya belum berani mengijinkan. "Jika calon pengantin ada gedung pribadi misalnya dirumah bisa dengan dibatasi undangannya, namun tidak diperbolehkan memasang tenda diluar gedung, hal ini menghindari kerumunan yang terjadi," tuturnya.

Menurut Arif Gani, sebelum undangan memasuki acara resepsi pernikahan, harus menggunakan masker dan di Termogan terlebih dahulu untuk mengecek suhu tubuh, selain itu penerima tamu juga harus menggunakan handskun serta hindari kontak fisik secara langsung sesuai protokol pernikahan.

Sementara itu salah satu pengusaha wedding organizer di Ternate, Lilian Deryana mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih atas ijin menggelar resepsi pernikahan sesuai kebijakan yang diterapkan melalui rekalsasi jasa dan perdagangan.

"Jadi intinya undangan harus dibatasi, pemilik hajatan harus menyiapkan tempat cuci tangan, handsanitaizer, menggunakan masker serta jaga jarak, dan kita nanti ambil bagian untuk menyiapkan juga, sekaligus kursi tamu akan di beri jarak sesuai protokol kesehatan, ungkapnya.

Lilian menambahkan, saat ini pihaknya lagi mempersiapkan untuk resepsi pernikahan dengan pemasangan tenda yang nantinya akan ditutup semua hanya tersisa 1 pintu utama, sehingga tamu hanya masuk melalui satu pintu saja yang selalu diawasi.

"Pihaknya sudah perna menyampaikan jika dibuat resepsi pernikahan menggunakan tenda, maka harus membuat ijin ke gugus tugas covid-19 Kota Ternate sesuai protokol kesehatan" jelasnya.

Untuk saat ini, pihaknya baru menggelar acara akad nikah saja, sementara untum resepsi pernikahan akan dilaksanakan dua Minggu mendatang. 

Gallery Info

  •   Dibuat oleh : Noviyanti Marasabessy
  •   Tanggal : 13 Jun 2020

Share this

FOTO LAINNYA

00:00:00 / 00:00:00