Janji Clubhouse ke Pengguna Usai Disusupi Hacker

Foto: AFP

KBRN, Jakarta: Clubhouse berencana menambahkan enkripsi dan pemblokiran tambahan untuk mencegah layanan ping ke server yang berbasis di China.

Melansir laman The Verge, Selasa (23/2/2021), perusahaan juga akan menyewa perusahaan keamanan eksternal untuk meninjau pembaruan.

Agora Inc yang berbasis di Shanghai, untuk infrastruktur back-endnya, mengatakan bahwa itu hanya menyimpan audio atau metadata pengguna bila diperlukan untuk tujuan penagihan dan pemantauan jaringan.

Sebagai perusahaan China, Agora memiliki kewajiban hukum untuk membantu pihak berwenang China menemukan sumber audio jika dianggap menimbulkan risiko keamanan nasional.

Diketahui, seminggu setelah Clubhouse memastikan data pengguna tidak diretas, kini Clubhouse dikabarkan mengalami peretasan oleh satu hacker.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00