Toilet Keluaran Terbaru Ini Dibandrol $23 Juta

(SPACE.com)

KBRN, Washington D.C.: Menggunakan logam titanium sebagai bahan desain toilet, membuat toilet ini menjadi spesial dibandingkan toilet pada umumnya. Harga terbaru toilet ini juga tidak biasa, dibandrol 23 juta dolar AS. 

Keistimewaan toilet keluaran baru ini di antaranya juga terletak pada kemampuannya mereklamasi cairan urin yang dikeluarkan. Ini memang toilet spesial, karena digunakan untuk pemakaian di luar angkasa.

NASA meluncurkan toilet luar angkasa terbaru ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada minggu depan untuk diuji oleh para astronot sebelum digunakan dalam misi ke bulan atau Mars di masa depan.

Sistem toilet senilai $23 juta, yang dikenal sebagai Sistem Pengelolaan Limbah Universal (UWMS), 65% lebih kecil dan 40% lebih ringan dari toilet yang saat ini digunakan di stasiun luar angkasa, dan dapat mendukung kru yang lebih besar. Toilet akan diluncurkan ke stasiun luar angkasa dengan menggunakan kapsul kargo Northrop Grumman Cygnus pada 29 September, sebagai bagian dari misi suplai rutin, seperti dikutip dari SPACE.com, Sabtu (26/9/2020).

Setelah berada di stasiun luar angkasa, astronot akan menguji bagaimana toilet baru tersebut bekerja di lingkungan gayaberat mikro di stasiun tersebut. Sistem tersebut akan dipasang berdekatan dengan toilet saat ini di Node 3 stasiun luar angkasa, sebagaimana dijelaskan manajer proyek Reduksi Logistik Sistem Eksplorasi Lanjutan NASA, Melissa McKinley dalam konferensi pers, Kamis (24/9/2020).

Ekspedisi 63 astronot Chris Cassidy dan Ivan Vagner sudah mulai mempersiapkan pengiriman toilet luar angkasa tersebut. Awak akan menggunakan lengan robot Canadarm2 di laboratorium yang mengorbit untuk menangkap pesawat ruang angkasa Cygnus, menurut pernyataan dari badan antariksa.

"Toilet itu dirancang untuk eksplorasi dan dibangun di atas desain toilet luar angkasa sebelumnya," kata McKinley dalam konferensi pers. 

"Kunci besar dari bagian eksplorasi desain ini adalah mencari cara untuk mengoptimalkan volume massa dan penggunaan daya, yang semuanya merupakan komponen yang sangat penting dari desain pesawat ruang angkasa."

Desain canggih toilet luar angkasa mencakup corong urin dan tempat duduk yang dibuat agar lebih mengakomodasi awak wanita. Ia juga dilengkapi pemisah kipas ganda titanium cetak 3D, yang dikembangkan oleh Collins Aerospace dan menciptakan aliran udara yang kuat, sebagai pengganti gravitasi, membantu menarik urin dan limbah astronot ke toilet.

Desain titanium juga meningkatkan sistem pretreat yang digunakan untuk mengumpulkan dan merawat urin astronot sebelum diproses dan didaur ulang untuk air reklamasi.

UWMS berukuran kira-kira setinggi 28 inci (71 sentimeter), yang sebanding dengan toilet portabel yang digunakan untuk berkemah, kata McKinley selama konferensi. Toilet juga memiliki sistem penyalaan otomatis, bukan tombol hidup dan mati seperti model toilet saat ini di stasiun luar angkasa.

Sistem baru ini akan digunakan secara rutin oleh awak di stasiun luar angkasa dan diuji selama tiga tahun ke depan untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Sebelum diluncurkan, sistem itu diuji di lingkungan yang dirancang untuk mensimulasikan stasiun luar angkasa, kata pejabat NASA.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00