Kapal Selam Anak Bangsa "Alugoro" Sukses Menyelam Hingga 250 M

KBRN, Banyuwangi : Kapal selam pertama karya anak bangsa Alugoro dengan nomor lambung 405, yang menjalani rangkaian uji coba di Banyuwangi, berhasil menjalani tahapan Nominal Diving Depth (NDD) di Perairan Utara Pulau Bali.

NDD merupakan bagian dari 53 item Sea Acceptance Test (SAT) Kapal Selam Alugoro, dan dalam uji coba tersebut Kapal Selam Alugoro, sukses menyelam hingga kedalaman 250 meter.

Kepala Divisi Kapal Selam, PT PAL Indonesia (Persero) Satriyo Bintoro, mengatakan, tahapan NDD ini sangat penting, karena setelah tahapan NDD berhasil dilaksanakan, Kapal Selam ALugoro, dapat disimpulkan 90 persen proses pembangunan kapal selam telah berhasil.

"NDD adalah tahapan penting dalam kapal selam, karena jika berhasil menyelam dibatas nominal penyelaman yakni 250 meter, bisa disimpulkan pembuatanya sukses," ungkap Satriyo Bintoro, Selasa (21/1/2020) .   

Kapal Selam Alugoro merupakan kapal selam ketiga dari Batch Pertama kerjasama pembangunan kapal selam antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea. Keberhasilan pembangunan Kapal Selam Alugoro menjadikan Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu membangun kapal selam.

Kapal selam Alugoro sepenuhnya dibangun di Fasilitas Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero), yang pengerjaan joint section PT PAL Indonesia (Persero) berhasil menyelesaikan dengan predikat zero defect, dan Launching atau peluncuran serta pemberian nama kapal dilakukan pada 11 April 2019 di Dermaga Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero).

Setelah sukses menjalani tahapan ujicoba NDD, Kapal Selam Alugoro yang memiliki spesifikasi panjang 61,3 meter, kecepatan maksimal saat menyelam 21 knot dan kecepatan maksimal di permukaan 12 knot tersebut, akan menjalani berbagai proses pengujian seperti Harbour Acceptance Test (HAT), SAT, dan direncanakan akan diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan untuk digunakan oleh TNI AL pada Desember 2020. (Foto: Antara)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00