Peneliti Kembangkan Teknologi Kontrol Pabrik Pintar Jarak Jauh

Seorang peneliti ETRI sedang mengendalikan robot seluler dengan menggunakan teknologi 5G di pabrik pintar di Gyeongsan, Gyeongsangbuk-do, di Korea Selatan. (Foto: ETRI)

KBRN, Daejon: Tim peneliti Electronics and Telecommunications Research Institute (ETRI) berhasil membangun teknologi yang dapat mengontrol satu pabrik dari jarak jauh secara bersamaan dari dalam dan luar negeri menggunakan teknologi 5G yang dikembangkan melalui penelitian internasional bersama dan jaringan kabel antarbenua.

Teknologi ETRI ini mendemonstrasikan layanan Industrial Internet of Things (Internet untuk Segala Industri) yang mengontrol dan memantau fasilitas pabrik pintar dan robot secara waktu nyata di dalam dan luar negeri pada saat yang bersamaan.

Inti dari keberhasilan demonstrasi teknologi ini ada pada teknologi komunikasi latensi sangat rendah. Waktu keterlambatan komunikasi antara jarak lebih dari 10.000 km kurang dari 0,3 detik. Demonstrasi ini menggunakan fasilitas pabrik di Gyeongsan, Gyeongsangbuk-do, di Korea Selatan yang dapat dikontrol secara waktu nyata tanpa hambatan dari University of Oulu di Finlandia, seperti dikutip dari Tech Xplore, Minggu (12/6/2022).

Pabrik pintar mengacu pada pabrik cerdas yang meningkatkan produktivitas dan mengurangi tingkat kerusakan untuk meningkatkan daya saing industri dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ke seluruh proses manufaktur. Intinya adalah mengendalikan berbagai proses dari jarak jauh sambil mengotomatisasi tugas-tugas menggunakan robot.

Untuk mencegah kerusakan akibat kesalahan komunikasi, peneliti harus meminimalkan keterlambatan komunikasi dan kehilangan data, meskipun kecepatan transmisi data juga penting. Semakin jauh jarak komunikasi dan semakin kompleks jaringan komunikasi, semakin tinggi keterlambatan dan kehilangan data.

Berdasarkan teknologi ini, ETRI telah menghubungkan pabrik pintar Institut Teknologi Industri Korea, yang terletak di Hayang-eup, Gyeongsan-si, Gyeongsangbuk-do, ke University of Oulu menggunakan jaringan uji 5G University of Oulu di Finlandia dan uji domestik jaringan (KOREN2). Ini adalah upaya pertama di dunia untuk meningkatkan cakupan layanan dan ketersediaan pabrik pintar.

Tes tersebut berhasil mendemonstrasikan layanan kendali jarak jauh dan pemantauan waktu nyata dari keterlambatan dua arah yang kurang dari 0,01 detik di Korea Selatan dan kurang dari 0,3 detik di Finlandia.

Il-gyu Kim, kepala Divisi Riset Komunikasi Seluler ETRI, mengatakan, "Karena memungkinkan mengontrol pabrik pintar dari jarak jauh bahkan dari luar negeri dan juga di Korea, kita sekarang dapat memenuhi permintaan layanan kegiatan non-tatap muka di industri yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Oleh karena itu, diharapkan dapat merevitalisasi industri yang stagnan.”

Nantinya, tim peneliti berencana melakukan penelitian lanjutan untuk memastikan konektivitas dan mobilitas serta mengimplementasikan layanan hiperspasial. Mereka juga berencana merancang pabrik masa depan yang dilengkapi dengan cakupan layanan 6G melalui kerja sama berkelanjutan dengan program unggulan 6G yang dilakukan University of Oulu.

ETRI adalah lembaga penelitian yang didanai pemerintah Korea, berada di Daedeok Science Town di Daejeon, Korea Selatan, yang memiliki  lebih dari 2.500 paten dengan domain komunikasi nirkabel, salah satunya 4G LTE Advanced.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar