Inovasi Anak Negeri di Masa Pandemi COVID-19

Produk inovasi MOVI, Kuy Versi 2. (Istimewa).jpeg

KBRN, Jakarta: Inovasi di masa pandemi COVID-19 akan selalu diharapkan, terutama oleh Kemenparekraf RI, dan hal itu dilakukan oleh Ministry of Vape Indonesia (MOVI), sebuah produsen rokok elektrik karya anak negeri.

CEO MOVI, Ferdinand mengatakan, bahwa di era pandemi yang belum beakhir ini, pihaknya selalu berusaha untuk mengakomodasi permintaan pasar terutama untuk loyal konsumen Kuy Pod yang merupakan Pod Open System dari MOVI yang hadir sejak 2020 dan telah menjadi pemimpin pasar rokok elektronik di kelasnya.

“Maka dari itu harga yang kita berikan sangat terjangkau. Dan secara ekonomis terbukti bahwa menggunakan E-Cigarette Kuy jauh lebih hemat daripada rokok konvensional,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (16/10/2021).

Ferdinand menjelaskan, Kuy Pod yang simpel dan elegan dapat menunjang mobilitas setiap individu sehingga memberikan kepuasan bagi seluruh penggunanya.

Menurut Ferdinand, harga yang sangat terjangkau dan produk yang berkualitas, menghasilkan kepercayaan konsumen dan respon pasar yang luar biasa. Tidak seperti produk lain, cartridge Kuy sangat tahan lama dan memberikan sensasi rasa yang memuaskan.

Ferdinand mengklaim, rokok elektrik buatannya mendapat julukan sebagai Pod Sejuta Umat, karena selaras dengan total penjualan sejak awal dikeluarkan hingga kini yang telah terjual lebih dari 1 juta unit.

“Tidak berhenti disitu, MOVI kembali melakukan inovasi dengan meluncurkan Kuy V2 (Versi 2) di pertengahan bulan Oktober 2021. Inovasi ini dilakukan dengan konsep dari konsumen dan untuk konsumen, MOVI mendengar semua saran dan krtik yang diberikan oleh pengguna setia Kuy sehingga lahirlah Kuy versi 2 sebagai penyempurnaan dari versi terdahulunya,” ujarnya.

Ferdinand menjelaskan, peningkatan kualitas dilakukan baik dari segi alat maupun catrdige-nya. Menurut Ferdinand, alatnya diperbaharui sehingga menjadi lebih responsif dan bertenaga, perubahan di bagian bawah juga dilakukan yang membuat alat bisa diletakkan dengan posisi berdiri.

Untuk catridge sendiri, lanjut Ferdinand, dilakukan beberapa penyempurnaan, yaitu peningkatan daya tampung liquid, perubahan resistant coil yang dapat meningkatkan rasa liquid, diameter refill hole yang lebih besar, perubahan mouth piece yang lebih ergonomis serta anti leaking system. Lebih dari itu, catridge Kuy V2 ini kompatibel dengan Kuy Pod Device sebelumnya.

“MOVI mempunyai komitmen dengan selalu berinovasi mengikuti perkembangan zaman, setelah sukses dengan nicotine Nicsal99+ kami juga akan segera meluncurkan varian nicotine freebase yang baru yaitu Fb99+. Kami menyediakan solusi yang lengkap mulai dari device sampai dengan liquid-nya untuk kebutuhan pengguna di Indonesia,” katanya.

Sementara Founder MOVI, Dimasz Jeremia mengungkapkan, bahwa pihaknya mendengar semua masukan dari konsumen yang kemudian dijadikan sebagai ide dan dasar pengembangan untuk Kuy versi 2.

Menurut Dimasz, Kuy versi 2 itu adalah pod yang didesain oleh konsumen dan untuk konsumen. Saking populernya Kuy sehingga ada tiruannya di pasar.

“Kami menghimbau konsumen untuk membeli produk Kuy yang asli dan tidak tertipu dengan brand lain, sementara ini kami sudah dipanggil oleh pihak berwajib soal beredarnya salah satu brand yang mengiklankan dirinya sebagai pengganti Kuy, berdasarkan dari laporan konsumen langsung di lapangan,” ungkapnya.

“Brand ini diiklankan seolah-olah menjadi pengganti Kuy, padahal hal ini tidak benar. Kuy brand merupakan merk terdaftar dan memiliki proteksi hak kekayaan intelektual yang telah disahkan oleh kantor HAKI,” ujar Dimasz melanjutkan.

Dimasz menegaskan, pihaknya sangat peduli dan mengerti kebutuhan konsumen, sehingga penyempurnaan ini dilakukan untuk memuaskan dan memberikan sensasi pengalaman baru dalam rokok elektrik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00