Orangutan Meninggal Setelah Operasi Cabut Gigi

Kumang (Medical Xpress)

KBRN, Miami: Seekor orangutan meninggal di Kebun Binatang Miami setelah menjalani operasi gigi, menurut para pejabat setempat.

Kumang, orangutan Kalimantan berusia 44 tahun, meninggal pada Kamis (23/9/2021) saat pemulihan anestesi, menurut pernyataan dari kebun binatang Florida Selatan.

"Kami di Zoo Miami sangat sedih atas kehilangan yang mengerikan ini dan belasungkawa terdalam kami sampaikan kepada staf yang telah memberikan perhatian besar kepada Kumang selama bertahun-tahun," kata pernyataan itu.

Kera besar itu telah dibius untuk mencabut dua giginya, yang rusak dan menyebabkan infeksi pada gusinya, kata pejabat. Anestesi, pemeriksaan dan perawatan gigi berjalan sesuai rencana. Kumang diawasi secara ketat oleh dokter hewan, teknisi veteriner dan ahli jantung manusia. Alat vitalnya tetap stabil, menurut para pejabat, seperti dikutip dari Medical Xpress, Minggu (26/9/2021).

Setelah prosedur, Kumang dikembalikan ke kandangnya, di mana dia mulai pulih. Pekerja kebun binatang mengatakan dia bisa duduk dan naik ke tempat tidur platformnya. Tetapi kemudian karena alasan yang tidak diketahui, dia berbaring dan berhenti bernapas, kata para pejabat. Upaya untuk menyadarkan Kumang, termasuk CPR, tidak berhasil. Para pejabat mengatakan nekropsi menyeluruh akan dilakukan untuk menentukan penyebab kematian.

Kumang meninggalkan seekor anak betina berusia 8 tahun bernama Bella, yang terus tinggal di Kebun Binatang Miami.

Orangutan Kalimantan dianggap terancam punah, dengan populasi global lebih dari 100.000. Mereka dapat ditemukan di alam liar di Malaysia dan Indonesia di pulau Kalimantan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00