Taksi eHang Diklaim Pangkas Perjalanan 40 Menit 

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Taksi terbang bernama EHang 216 telah melakukan uji terbang perdana di Bali dan diklaim memangkas waktu perjalanan 40 menit.

Kendaraan udara bertenaga listrik dengan kapasitas dua orang penumpang itu direncanakan akan dapat mengangkut penumpang di area perkotaan dengan memanfaatkan jaringan internet dan dikendalikan dari darat

"Kami akan melakukan pemetaan kendaraan terbang perkotaan secara komersial. Yang pasti mengikuti peraturan yang ditetapkan. Kami juga mengestimasi layanan taksi terbang EHang 216 bisa memotong waktu perjalanan sejauh 30-50 km dengan kendaraan selama satu jam menjadi hanya 20 menit lewat udara," kata Rudy Salim selaku Executive Chairman Prestige Aviation, seperti mengutip CNN, Senin (29/11/2021). 

Taksi terbang eHang menggunakan teknologi penerbangan otonom. Menurut dia teknologi ini dapat meminimalisir kemungkinan kegagalan atau kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan manusia.

"Tanpa perlu ribet mengontrol atau mengoperasikan pesawat, penumpang bisa duduk santai sambil menikmati perjalanan. Tidak perlu memikirkan traffic perjalanan," tambahnya.

Ia bilang taksi terbang dapat menjadi solusi dalam mobilitas yang efektif. Selain itu kata Rudy penetrasi kendaraan listrik yang berkelanjutan dapat dicapai dengan kendaraan ini.

"Ke depannya, Prestige Aviation dapat mengambil peran dalam mengisi celah kekosongan industri penerbangan domestik dengan menawarkan solusi taksi udara perkotaan," ujar Rudy.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar