Jangkau Fasilitas Pendidikan, UGM Terima Bus Listrik 

Bus listrik yang diserahkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kepada UGM Yogyakarta. (foto:istimewa)

KBRN, Jakarta: Sebanyak dua unit bus listrik dan dua unit microbus diterima oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. 

Kendaraan bantuan tersebut diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dengan harapan menjadi salah satu penggerak pengembangan teknologi kendaraan listrik di Indonesia.

"Saat ini kendaraan listrik masih belum terjangkau oleh banyak masyarakat Indonesia karena teknologi yang digunakan dinilai relatif mahal," tutur Airlangga di Balairung UGM, Yogyakarta, akhir pekan lalu.

Melansir dari CNNIndonesia, Senin (11/9/2021) diktehaui jika nilai total bantuan kendaraan ini sebesar Rp6,9 miliar, dan bantuan microbus bernilai total Rp461,6 juta. Bersama kendaraan diberikan juga satu unit pengisi daya bus listrik senilai Rp293,7 juta.

Sementara, Rektor UGM Prof Panut Mulyono menjelaskan kendaraan itu akan dimanfaatkan untuk mendukung konektivitas fasilitas pendidikan dan penelitian.

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi UGM dan memudahkan mobilitas sivitas UGM," jelas Panut. 

Dengan adanya rencana ini, dimulainya juga pembelajaran tatap muka, kegiatan lapangan juga nantinya akan diaktifkan kembali, dan kendaraan kampus diperlukan untuk memfasilitasi mahasiswa, dosen, ataupun tenaga kependidikan yang akan hilir mudik dari kampus UGM menuju fasilitas lapangan.

Saat ini UGM memiliki sejumlah fasilitas yang digunakan dalam kegiatan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, di antaranya Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) di Berbah, Sleman, Hutan Pendidikan Wanagama di Gunungkidul, serta teaching factory di Kabupaten Batang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00