Kelebihan "Maung" Mobil Taktis yang Diborong Prabowo

KBRN, Jakarta: Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto mencoba secara langsung performa kendaraan taktis 4x4 terbaru PT Pindad (Persero) yaitu si  "Maung" di Sirkuit Sentul, Bogor pada Minggu, 12 Juli 2020, beberapa hari lalu. 

Kemhan kabarnya sudah memesan 500 unit yang dibeli sekitar Rp600 juta per unit. Produksi massal "Maung" akan dilakukan PT Pindad (Persero) pada Oktober. Si "Maung" juga bakal dijual ke masyarakat umum seperti kendaraan jenis SUV. 

Lalu apa kelebihan si "Maung" yang diborong oleh Kemhan?

Dilansir dari website resmi Pindad pada Selasa (14/7/2020), kelebihan utama dari Maung adalah mampu menerjang medan-medan sulit dan beroperasi lepas ruas jalan aspal. Meskipun begitu, Maung tetap prima dioperasikan di ruas jalan aspal dan mampu bermanuver dengan baik. Maung memiliki kecepatan aman 120 kilometer (km) per jam, transmisi manual 6 speed dan mampu menjangkau jarak tempuh hingga 800 km. 

Maung dapat dilengkapi dengan braket senjata 7,62 milimeter (mm), konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.

Saat Prabowo datang untuk melihat kehebatan si Maung, pengujian awal dilakukan di medan datar on road yaitu jalan aspal dan paving. Maung mampu bergerak taktis dengan memperhatikan aspek kenyamanan. Pengujian pada medan datar meliputi beberapa indikator, yaitu kecepatan, percepatan, manuver putar, manuver angka 8, pengereman dan tak lupa aspek keamanan.

Selanjutnya, Maung sendiri dapat menjadi varian kendaraan tanpa pintu dalam waktu singkat, begitu pula pada saat pemasangan kembali yang dapat dilakukan secara cepat. 

Setelah pengujian di medan datar-on road, Maung diuji di medan sulit-off road. Jalur yang dilewati oleh Maung saat itu merupakan medan sulit, yaitu jalur berbatu kecil, lalu jalur berbatu besar, tanjakan curam, jalan berlumpur dan dataran licin hingga sungai dangkal. 

Meskipun medan yang dilalui sulit, Maung dapat melewati seluruh rintangan dan dikemudikan dengan handal. Bahkan, Maung sengaja ditempatkan di jalur berlumpur dengan dominasi air untuk menguji kelincahan dan kehandalan di medan sulit dan licin. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00