Heboh Tagar Dipecat, Zulkarnain Serahkan Pada Munas

foto istimewa

KBRN, Jakarta: Tagar #PecatTengkuzulDariMUI masih memuncaki trending topic Twitter, Selasa (23/6/2020), hingga lebih dari 14 ribuan tagar disematkan warganet.

Menanggapi itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Tengku Zulkarnain menyatakan, hanya musyawarah nasional (munas) MUI yang dapat memberhentikannya. 

"MUI itu diangkatnya dengan munas jadi tidak ada yang bisa mecat, siapa pun tidak bisa memberhentikan kecuali di munas, atau saya melakukan perbuatan asusila, kan ini tidak berbuat," ungkapnya saat dihubungi rri.co.id, Selasa (23/6/2020). 

Zulkarnain berdalih, sikapnya mengkritik kebijakan pemerintah karena sesuai dengan pasal 28 UUD 1945 tentang kebebasan berpendapat. 

"Kita kan kalau berpendapat semua dilindungi pasal 28, harusnya kalau ada yang dipecat itu pejabat publik atau partai yang ingin mengubah pancasila," tandasnya. 

Diketahui, Tengku Zulkarnain adalah seorang ustaz berdarah Melayu Deli dan Riau, yang lahir di Medan pada 14 Agustus 1963.

Ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan MUI periode 2015-2020.

Pada akhir-akhir ini, Tengku Zul sedang menggagas aksi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), yang menurutnya bertentangan dengan agama Islam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00