Dewas RRI Harap RTRI Terwujud Tahun Ini

KBRN, Jakarta: Ketua Dewan Pengawas LPP RRI Mistam berharap Radio Televisi Republik Indonesia (RTRI) pada tahun 2020 ini dapat segera terwujud sehingga penyelenggaraan multiplexing diterapkan.  

Untuk itu, ia meminta sejumlah pihak seperti DPR, akademisi dan lainnya mendorong agar penyelenggaraan multiplexing dapat diwujudkan.

"Mudah-mudahan dan setidak-tidaknya ada keajaiban. Kalau ada keajaiban itu menjadi rahmat Tuhan tak terhingga," kata Mistam dalam Webinar Prospek Radio Televisi Republik Indonesia sebagai Pengelola Multiplexing, Kamis (11/6/2020).

Mistam mengungkapkan salah satu yang menjadi perdebatan dalam penyelenggaraan multiplexing ini pengelolaan multiplexing (Mux) adalah model single-mux dan model Multi-mux. 

Diketahui, sistem single-mux menghendaki hanya ada satu pengelola yaitu RTRI. Artinya, semua

Lembaga penyiaran menyewa saluran frekuensi ke RTRI.

Sedangkan model Multi-mux memberi kebebasan kepada lembaga penyiaran manapun untuk berkompetisi dapat  memiliki Mux sendiri yang nantinya lembaga-lembaga penyiaran yang lain dapat menyewa saluran lewat lembaga penyiaran tersebut.

Di sisi lain, Mistam menduga kepentingan untuk penyelenggaraan multiplexing ini membuat terhambatnya revisi Undang Undang Penyiaran.  Selain itu, ia mendorong segera ada undang-undang RTRI.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPR Sukamta Mantamiharja mengatakan pihaknya mendorong perlunya revisi Undang Undang  RI Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran yang mengatur soal digitalisasi penyiaran secara komprehensif dari hulu sampai hilir termasuk perlunya sebuah lembaga RTRI yang menyelenggarakan multiplexing.

"Kita perlunya undang undang khusus tentang RTRI yang merupakan amanat dari revisi Undang Undang Penyiaran,"terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00