Ini Tantangan RRI dan TVRI Selenggarakan Multiplexing

KBRN, Jakarta: Sejumlah tantangan yang dihadapi apabila RRI dan TVRI menjadi penyelenggaraan multiplexing, seperti lembaga penyiaran publik  TVRI dan RRI masih terpisah.

Untuk itu, perlu peleburan TVRI dan RRI menjadi Radio Televisi  Republik Indonesia (RTRI).

"Peleburan jangan sampai menghilangkan nilai  historis dari masing-masing RRI yang berjasa dalam upaya perjuangan kemerdekaan dan TVRI yang berjasa dalam mengisi pembangunan," kata Anggota  Komisi I DPR Sukamta Mantamiharja dalam Webinar Prospek Radio Televisi Republik Indonesia sebagai Pengelola Multiplexing, Kamis (11/6/2020).

Sukamta menyebutkan tantangan RTRI adalah meleburkan budaya kerja, manajemen dan organisasi yang berbeda.

Hal ini butuh model bisnis dan pengelolaan kelembagaan yang baru agar bisa bergerak lincah, inovatif mengikuti perkembangan zaman, tanpa menghilangkan jati diri RTRI sebagai lembaga penyiaran publik.

Ia berharap pengelolaan konten siaran mampu bersaing dengan siran televisi swasta dan siaran digital seperti media sosial dalam menggaet pemirsa. 

Menurut Sukamta, perlu dipikirkan pendanaan untuk RTRI. Pasalnya, untuk pendanaan RRI dan TVRI selama ini berasal dari APBN. 

Setelah menjadi RTRI, lanjutnya perlu dipikirkan agar sumber pendanaan tidak hanya APBN, tapi bisa lewat iklan dengan pengaturan yang ketat dan mungkin bisa dari iuran pemirsa.

"Model pendanaan BBC di Inggris bisa menjadi opsi alternatif untuk RTRI," terangnya.

Sedangkan Dosen Ilmu Komunikasi UII Yogyakarta,  Masduki berkeyakinan Radio Republik Indonesia (RRI) dan Televisi Republik Indonesia (TVRI) mempunyai prospek untuk menjadi pengelola multiplexing dalam RTRI.

Namun terlebih dahulu mengubah cara berpikir dengan tidak ego sektoral untuk menjadi RTRI.

"Karena mindset kita selama ini masih sendiri-sendiri, orang RRI  berpikir bagaimana siap menjadi RTRI, orang TVRI bagaimana siap menjadi RTRI, tetapi pada saat yang bersamaan ada yang menolak,"jelasnya.

"Ini menarik dikaji tidak hanya legal formal tapi dari segi sosiologis, kultur budaya untuk menyatu budaya untuk bekerja sama. apakah sampai hari ini ada satu program kerjasamakan antara RRI dan TVRI sebagai embrio dari RTRI.  Kesiapan RRI dan TVRI menjadi RTRI," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00