Lagi, Pemblokiran Akun Diduga Hoaks

Awas Hoaks! (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate menyatakan kementriannya telah memblokir 1024 dari total 1448  platform media sosial. Baik itu di Facebook, Youtube, Twitter, hingga Instagram. Pemblokiran dilakukan karena Johnny mengklaim telah menemukan sebaran hoaks atau berita bohong.

“Itu masih tindakan pencegahan, literasi, sosialisasi meskipun sudah langar hukum. Tetapi polisi dalam kerja sama dengan Kominfo mengambil langkah tegas dan cepat penegakan hukum. Sudah diproses secara hukum 103 tersangka per hari ini,” ujar Johnny dalam webinar yang diselenggarakan oleh Rekat Anak Bangsa dan ID Next Leader, Sabtu (16/5/2020).

Baca juga : Pemblokiran Konten Hoaks Corona Bukan Melalui Kominfo

"17 diantaranya sudah ditahan, dan 86 masih diproses. Ini semua usaha kita agar ruang digital kita bersih dan diisi dengan hal bermanfaat," kata Johnny.

Dia juga mengatakan, seperti di Facebook, dari 1065 sebaran telah diblokir 788. Kemudian di Instagram, ada 7 sebaran berita bohong yang telah diblokir dari total 17 sebaran yang ditemukan. Sementara di Twitter, total ada 390 sebaran hoaks dan yang diblokir sudah 223. Terakhi, di Youtube, ada 16 sebaran hoaks ditemukan, dan 6 diantaranya telah diblokir.

"Berbagai portal yang berhasil diidentifikasi melalui cyber drone Kemenkominfo langsung diblokir," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00