Saran Pakar IT Bocornya Data Pengguna Tokopedia 

KBRN, Jakarta: Pakar IT yang juga Antivirus Specialist dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya telah melakukan uji coba untuk mengetahui bocornya data 91 juta pengguna Tokopedia. 

Ia pun mencoba login dari akun lain yang dibuat dengan asumsinya Vaksincom mengetahui passwordnya. Lalu sistem Tokopedia meminta TFA Two Factor Authentication / OTP One Time Password yang hanya dikirimkan ke WA atau SMS atau Google Authenticator.

"Jadi tanpa menguasai HP agak mustahil bagi peretas untuk login ke akun tersebut "sekalipun" passwordnya berhasil di jebol. Sebagai catatan password yang bocor sudah diamankan dengan pengamanan enkripsi (hash satu arah) yang kuat dan sampai saat ini tidak terbukti bisa di jebol,"terang Alfons kepada rri.co.id, Rabu (5/5/2020). 

Dari uji coba tersebut, menurut Alfons resiko bagi pengguna Tokopedia adalah data sekundernya yang bocor, email nomor HP dan tanggal lahir rentan digunakan untuk menjadi sasaran kejahatan seperti Phishing, Scam dan Telemarketing.

Karena itu disarankan bagi user Tokopedia untuk mengamankan diri dengan sebaiknya mengganti password dengan pertimbangan untuk menjalankan praktek sekuriti yang baik dan konservatif.

"Jangan gunakan password yang sama pada berbagai layanan / akun. Gunakan Password Manager untuk membangu menyimpan semua password,"sarannya.

"Jangan gunakan data-data yang bocor untuk membuat password, jadi jangan gunakan tanggal lahir untuk membuat password karena data tersebut sudah tersebar dan rentan digunakan untuk mencoba-coba akun anda,"tambahnya.

Selain itu, ia meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)  perlu membuat SOP penyimpanan data yang harus diikuti oleh penyedia layanan online. (foto: Antara)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00