Pejabat AS akan Kunjungi Inggris, Desak Pelarangan Teknologi 5G Huawei

KBRN, London : Delegasi pejabat AS direncanakan tiba di Inggris pada hari Senin (13/1/2020) untuk mencoba meyakinkan Inggris agar tidak menggunakan peralatan Huawei dalam peningkatan jaringan telekomunikasi, menurut penjelasan dua orang yang mengetahui masalah tersebut pada hari Minggu (12/1/2020).

Inggris diperkirakan akan melakukan pertimbangan terakhir soal menggunakan peralatan Huawei Technologies di jaringan 5G di masa depan pada akhir bulan ini, seperti dikutip dari Reuters.

Menteri Keamanan Inggris Brandon Lewis mengatakan kepada BBC pada hari Minggu bahwa keputusan akan diambil "relatif segera".

Delegasi AS diperkirakan akan mengikutsertakan Wakil Penasihat Keamanan Nasional Matt Pottinger.

Para menteri Inggris harus mempertimbangkan tuduhan yang dibawa AS bahwa peralatan itu dapat digunakan sebagai mata-mata negara Cina pada hubungan Inggris dengan Beijing dan sebagai peringatan industri bahwa pelarangan perusahaan itu secara langsung akan menelan biaya miliaran dolar.

Huawei, pembuat peralatan jaringan seluler terbesar di dunia, telah berulang kali membantah bahwa peralatannya dapat digunakan untuk memata-matai. Seorang juru bicara perusahaan tersebut sebelumnya mengatakan anggota parlemen Inggris telah mengonfirmasi bahwa peralatan Huawei tidak akan dikerahkan dalam jaringan yang digunakan untuk berbagi intelijen.

Sementara, seorang senator AS telah memperkenalkan draf undang-undang yang akan mencegah Amerika Serikat berbagi intelijen dengan negara-negara yang memungkinkan Huawei Technologies mengoperasikan teknologi jaringan 5G.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo diperkirakan mendesak Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab soal Huawei ketika keduanya bertemu di Washington pekan lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00