Dorong SDM Unggul, BPPT Anugerahkan Innovator Awards 2019

KBRN, Jakarta : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendorong semangat sumber daya manusia (SDM) unggul dalam memajukan Indonesia yang mandiri dan berdaya saing melalui penganugerahan "Innovator Awards" serta "Innovation Day".

"Ini dibutuhkan sebab SDM unggul dapat diciptakan melalui penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), apalagi menyongsong era industri 4.0," kata Kepala BPPT Hammam Riza di Jakarta, Senin (9/12/2019). 

Kegiatan Innovator Awards 2019 dan Innovation Day yang dilaksanakan pada 9 dan 10 Desember juga sebagai salah satu perwujudan dan penerapan Iptek kepada masyarakat untuk menumbuhkan budaya dan ekosistem inovasi yang kuat di era revolusi industri 4.0.

"Ini merupakan penganugerahan BPPT Innovator Awards yang kedua kalinya digelar. Sebelumnya digelar pertama kali pada Agustus 2018 dengan sukses," kata Hammam. 

BPPT sebagai lembaga pemerintah yang fokus pada bidang kajian terapan teknologi, berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan motivasi bagi para insan teknologi untuk terus berkarya dan melahirkan inovasi dalam berbagai sektor.

"Pemberian penghargaan ialah untuk mendorong serta motivasi para insan teknologi agar karyanya semakin berdaya saing dan menjadi sebuah brand produk inovasi Indonesia," katanya.

Secara umum, ia menjelaskan terdapat lima asas inovasi yang harus dipenuhi dalam proses penilaian yakni meliputi asas inovasi atau invensi, asas kreatif, asas efisien dan efektif, asas nilai tambah dan asas manfaat.

Terkait penganugerahan BPPT innovator Awards 2019, terdapat kategori khusus dan umum. Untuk kategori khusus meliputi aspek inovasi teknologi, layanan teknologi dan transformasi digital. Sementara untuk kategori umum, penghargaan ini diberikan kepada unsur perseorangan serta instansi/lembaga/perguruan tinggi/perusahaan.

Hammam mengapresiasi para peserta yang telah mendaftarkan karya inovasinya di mana terdapat sebanyak 130 orang. Jumlah ini tentunya menunjukkan iklim inovasi di Indonesia menunjukkan tren positif.

Dari total tersebut, 42 di antaranya ialah untuk inovasi teknologi, sembilan untuk layanan teknologi, 10 untuk transformasi digital, 37 untuk perseorangan dan 32 untuk kategori instansi/lembaga/perguruan tinggi/perusahaan.

"Semoga dengan kegiatan ini, ekosistem inovasi di Indonesia ke depan akan terus meningkat pesat," pungkas Hammam. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00