Kompol Lafrin Tambunan : Dari Bintara Menjadi Wakapolres Malinau

Wakapolres Malinau Kompol Lafrin Tambunan.jpg

KBRN, Malinau : Perjalanan karir Kompol Lafrin Tambunan cukup panjang sebelum dikenal sebagai Wakapolres Malinau yang baru, menggantikan Kompol Parlagutan Simanjuntak dalam upacara serah terima jabatan yang digelar di halaman apel Mapolres Malinau Selasa, (23/11/21). Dalam sejarah Polri, tidak semua lulusan bintara dapat merangkak naik menjadi perwira polisi. Pria kelahiran Deli Serdang Sumatra Utara, 23 Mei 1966 ini merupakan salah satu diantara sedikit lulusan bintara yang mampu meng-upgrade diri ke pangkat perwira menengah Polri.

Kompol Lafrin Tambunan dilantik sebagai Bintara Polri pada tahun 1989 dan ditugaskan di Poltabes Makasar - Polda Sulsel sebagai anggota Satuan Sabhara selama 10 tahun.  Masih di wilayah Polda Sulsel, dalam rentang waktu 10 tahun tersebut, ia sempat dimutasi ke Polsek Wajo. Di sini ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan dengan mengambil jurusan hukum di Universitas 45 Makasar, dan mendapatkan gelar S1 pada tahun 1995.

“Tahun 1999 saya mutasi ke Bareskrim Mabes Polri, pindah ke Jakarta atas permintaan pribadi sih, kemudian di Jakarta saya mendaftar capa, calon perwira” Tuturnya saat diwawancara RRI pada Sabtu, (27/11).

Tahun 1999 merupakan titik balik dari karirnya setelah berhasil lulus untuk mengikuti pendidikan calon perwira bermodalkan gelar sarjana S1 hukum dan 10 tahun pengabdian sebagai bintara. Setelah akhirnya lulus sebagai perwira pertama Polri pada tahun 2000, ia ditugaskan di Polda Kaltim sebagai Tenaga Pendidik (Gadik) Muda di SPN Balikpapan selama 3 tahun. Lafrin Tambunan juga sempat diberangkatkan BKO (Bawah Kendali Operasi) sebagai komandan kompi Sabhara ke Aceh hingga tahun 2006.

“Sampai dengan Tsunami itu saya masih di sana sih, setelah pulang bertugas dari Aceh selama kurang-lebih satu tahun, tahun 2006 saya kembali membawa pasukan ke Polda Kaltim, setelah kembali ke Polda Kaltim, saya bertugas di Propam Polda Kaltim” Kenangnya.

Kemudian pada tahun 2012, Lafrin Tambunan mendapat promosi sebagai Kasat Sabhara di Polres Malinau sebelum akhirnya kembali dipromosikan menjadi Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) Polres Malinau dua tahun kemudian dengan pangkat Komisaris Polisi. Setelah 4 tahun bertugas sebagai Kabag Ren, ia kemudian kembali mendapat promosi jabatan sebagai Kasubid Waprof Bidpropam Polda Kaltara pada awal pembentukan Polda Kaltara tahun 2018. Selanjutnya ketika perubahan status Polda Kaltara dari tipe B menjadi tipe A, jabatannya menjadi PS (Pemangku Sementara) Kasubid Waprof Bidpropam Polda Kaltara hingga akhirnya menjadi Wakapolres Malinau tahun ini.

“Karena jabatan Kasubid Waprof di tipe A itu harus pangkat AKBP, nah saya berpangkat Komisaris Polisi maka waktu itu saya masih PS” Ucapnya.

Wakapolres Lafrin Tambunan menambahkan, dedikasi tinggi, disiplin, penuh semangat, dan tanggungjawab terhadap tugas yang diemban di manapun ditugaskan merupakan kunci keberhasilan, dan selanjutnya serahkan pada Tuhan, menurutnya ini rumus baku yang tidak hanya berlaku untuk institusi Polri tapi di semua bidang profesi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar