Gelar Operasi Patuh Kayan, Kapolres Sindir Emak-Emak Sein Kanan Belok Kiri

Kapolres Malinau AKBP Reza Pahlevi.jpg

KBRN, Malinau: Kapolres Malinau AKBP Reza Pahlevi menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas dalam pelaksanaan Operasi Patuh Kayan 2021 yang dimulai pada Senin, 20 September s/d 03 Oktober 2021 mendatang. Kapolres mengatakan Operasi Patuh Kayan menekankan pada tujuh prioritas pelanggaran yang akan ditindak, yakni pengendara yang melawan arus, pengendara di bawah umur, mengoperasikan ponsel saat berkendara, memacu kendaraan dengan ugal-ugalan, berkendara dalam pengaruh alkohol, tidak menggunakan helm dan tidak memakai sabuk pengaman.

Saat diwawancarai awak media pada Senin pagi, pihaknya juga mengatakan, pengendara wajib memperhatikan fungsi lampu sein pada kendaraan bermotor. Lampu sein kiri digunakan untuk memberi tanda pada pengendara lain untuk belok kiri, demikian juga sebaliknya sein kanan.

“Seperti emak-emak gitu kan, sein kiri belok kanan, sein kanan belok kiri, itu nggak perlu terlalu diviralkan, itu contoh yang nggak baik yang jadi kebiasaan emak-emak itu, karena kan kadang-kadang emak-emak ini suka panikan, kalau memang mau belok kiri ya sein kiri, jadi jangan sampai orang berpikir… benaran nggak ini mau belok kiri atau belok kanan, itu jangan dibiasakan tuh, kalau perlu nggak usah diviral-viralkan, itu mensosialisasikan, mengedukasi masyarakat yang salah” Ucapnya.

Ia menambahkan, setiap pelanggaran berlalu-lintas akan ditindak tegas, baik berupa sanksi tilang maupun teguran. Karena itu pihaknya berharap adanya kesadaran dan partsisipasi aktiv masyarakat untuk menyukseskan kegiatan ini untuk mewujudkan situasi kamselciptalantas yang kondusif, tertib, dan lancar.

Tidak hanya disiplin berlalu lintas, Operasi Patuh Kayan juga menyasar penegakan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Setiap pelanggaran prokes akan ditindak sesuai SOP pelanggaran prokes, berupa teguran dan sanksi administrasi. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi kasus konvirmasi positiv covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00