Lebih Satu Kilogram Sabu Larut dalam Air, Dua Kasus Diduga Melibatkan Napi Lapas Tarakan

KBRN, TARAKAN : Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara memusnahkan ribuan gram sabu hasil dari tiga pengungkapan dengan 8 orang tersangka. Sabu dimusnahkan kedalam ember berisi air yang disaksikan oleh 8 orang tersangka, Rabu (8/4/2020) pagi tadi.

Saat dikonfirmasi, Kepala BNNP Kaltara, Brigjend Pol Herry Dahana menjelaskan Total seluruh barang bukti yang disita dan dimusnahkan, 1.498,3 gram. Pemusnahan sabu ini meruapakan tahapan proses penyidikan, sebelum kasusnya diserahkan ke Kejaksaan untuk tahap dua (P21).

“Penangkapan pertama kita lakukan pada 6 Februari lalu dengan tersangka IR warga Tana Tidung, yang barang buktinya 25,78 gram, Kemudian pengungkapan pada 27 Februari lalu dengan tersangka MA barang bukti 488 gram sabu, dan pengungkapan ketiga sebanyak 6 tersangka DU (38), DB (29), AR (48), IR (26), AS (27) dan AM (49) pada pertengahan Maret dengan barang bukti 1 kg sabu,” jelasnhya.

Herry mengatakan, dari tiga kasus ini, dua diantaranya ada dugaan keterlibatan Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan.

“Seperti kasus tersangka MA mengaku mendapatkan sabu dari seorang wanita yang menggunakan mobil warna kuning. Saat ini, mobil tersebut sudah disita dan dijadikan barang bukti. Namun, keberadaan si wanita tersebut belum ditemukan. Ia juga menambahkan, soal keterlibatan narapidana di dalam Lapas baru semacam petunjuk,” bebernya.

Sedangkan untuk kasus dengan enam tersangka, barang bukti 1 kg sabu juga saat ini masih dalam pengembangan ke Narapidana Lapas Tarakan yang diduga merupakan pengendali.

“Namun, pengembangan masih sebatas pengakuan para tersangka, dan belum dilakukan pemeriksaan di dalam Lapas. Kalau kasus sabu yang pengungkapan ketiga di Mamburungan, kita mau periksa Napi di dalam Lapas itu, hanya belum terlaksana saja,” tuntasnya. (CRZ)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00