Belum Capai Target, Program Tes Urine Mandiri Tunggu Kesadaran Masing-masing Lingkungan

KBRN, TARAKAN : Program advokasi, diseminasi, dan pemberdayaan kepada masyarakat Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan, seperti kegiatan pemberdayaan masyarakat anti narkoba, masih belum bisa maksimal. 

Kepala BNNK Tarakan, Agus Surya Dewi melalui Kasi Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Ali Imron mengaku, dari output sudah tercapai, namun segi monitoring evaluasi seperti tes urine di triwulan ketiga ada empat lingkungan, pemerintah, pendidikan, swasta dan masyarakat.

“Kegiatan ini masih jadi pekerjaan rumah kami. kami lambat, karena mengukur kemandirian dari masing-masing lingkungan. Tahun lalu, kami yang menyediakan alatnya jadi bisa langsung melakukan tes. Sementara, tahun ini penyediaan alat dari masing-masing lingkungan untuk melakukan tes urine.

Ia menjelaskan, walau tes urine tidak tercapai dari segi anggaran, asalkan output sudah lengkap tetap dianggap memenuhi target. Pasalnya tujuan tahun ini untuk melihat kemandirian dari semua lingkungan.

“Kami sempat melakukan tes urine terhadap mahasiswa. Peralatannya di siapkan pihak kampus itu. Sampelnya kami ambil acak dari mahasiswa baru, seniornya, serta dosen. kita tau ya beberapa kali pengungkapan sabu ada melibatkan mahasiswa seperti yang di Nunukan dengan barang bukti 20 kg sabu," ujarnya

Sementara di lingkungan ASN, Ali membeberkan, hanya dua instansi yaitu di Basarnas dan Pengadilan Negeri," pemerintah kota, belum ada tahun ini. kegiatan ini kan juga bersangkutan dengan anggaran lagi. Kalau anggaran belum cair, kami tidak bisa masuk," tutupnya. (crz)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00