Polisi Gagalkan Upaya Jualan Sabu Hasil "Nemu Di Jalan"

Rilis penangkapan tersangka penyalahgunaan narkotika DK, ED dan H di Polres Malinau (15/06).jpg

KBRN, Malinau : Penangkapan tiga pelaku penyalahgunaan narkotika, yakni DK (27 tahun), ES (29 tahun), dan H (26 tahun) oleh Satreskoba Polres Malinau menjadi penangkapan dengan barang bukti terbanyak sepanjang tahun 2022, yakni mencapai 38,96 gram. Ketiga tersangka diamankan di dua lokasi berbeda, bermula dari penahanan DK dan ES di RT.03 desa Malinau Hulu kecamatan Malinau Kota pada Sabtu (13/08) sekitar pukul 21.00 WITA dengan barang bukti 2,08 gram sabu. Kemudian dari hasil pengembangan terhadap keduanya, polisi kembali menangkap tersangka lain, yakni H di RT.07 desa Sesua kecamatan Malinau Barat pada Minggu (14/08) sekitar pukul 00.30 WITA.

Menariknya berdasarkan pengakuan H yang merupakan seorang karyawan swasta, sebagaimana diungkapkan Kasat Reskoba Polres Malinau Iptu Marudut Simarmata dalam rislis pers yang digelar di ruang Rupatama Polres Malinau pada Senin (15/08), H mengaku menemukan barang tersebut di pinggir jalan, dan berniat menjualnya setelah bertemu DK yang merupakan pengguna lama.

“Kalau di Malinau dia orang baru, pemain baru, dan hasil pemeriksaanya terputus, dia tidak mengakui barang itu dari mana, dia hanya mengakui bahwa barang itu ditemukan di pinggir jalan, dan disimpannya, setelah sekian lama dan dia baru mengetahui kalau itu sabu setelah bertemu dengan tersangka pertama, karena berteman, tersangka pertama pemakai, dan barang itu dicoba, dan dinyatakan sabu, akhirnya saudara H ini berniat menjual barang tersebut di daerah Malinau” Kata Marudut.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, H dijerat Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan tersangka DK dan ES dijerat Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) UU yang sama.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar