Terpidana Kasus Korupsi ADD Long Titi Dieksekusi

Eksekusi terpidana kasus korupsi ADD Long Titi Reki Martin (30/06).jpeg

KBRN, Malinau : Terpidana kasus korupsi penyalahgunaan dana desa Long Titi tahun anggaran 2019-2020 Reki Martin resmi dieksekusi pada Kamis (30/06). Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Samarinda menjatuhkan vonis 4 tahun penjara dan denda senilai Rp 200 juta serta membayar uang pengganti sebesar Rp 349.655.958 terhadap terdakwa pada Kamis (19/05) lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri Malinau Daniel Maratua Hutagalung melalui Kasi Intel Kejari Malinau Slamet Ryono yang dikonfirmasi RRI usai eksekusi terhadap terpidana Kamis (30/06) mengatakan, Reki Martin terbukti bersalah sebagaimana dakwaan jaksa, yakni melakukan tindak pidana korupsi anggaran dana desa Long Titi Kecamatan Sungai Tubu tahun anggaran 2019-2020.

“Betul, untuk pidana badan yang vonis 4 tahun penjara itu sudah resmi kita eksekusi hari ini, jadi sekarang secara hukum tanggung jawabnya sudah di lembaga pemasyarakatan” Ucapnya.

Terpidana Reki Martin kini resmi menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar