Ketua KPU Tarakan, Money Politic Cederai Demokrasi

KBRN, Tarakan : Pemilih harus berdaulat dalam menentukan pilihan, tidak karena interpensi atau karena money politic, sehingga tidak menjadi pemilih yang berintegritas, rasional.

Penegasan tersebut diungkapkan Ketua KPU Kota Tarakan, Nasruddin disetiap momen sosialisasi termasuk dalam pentas music dengan tajuk pemilih berdaulatan Negara kuat.

“Pemilih harus menentukan pilihan, melihat visi dan misi, rekam jejak para caleg, sehingga tercipta para pemimpin yang sesuai harapan bagi masyarakat,” tegas Nasruddin Senin (11/3/2019).

Dituturkannya, jika pemilih dilandasi karena politik uang, 300 ribu, 500 ribu untuk menuju TPS, mustahil akan tercipta pemimpin yang baik sesuai harapan, karena pasti memiliki pemikiran untuk mengembalikan uang telah dikeluarkan.

“Saat ini masih memasuki masa kampanye hingga 13 April mendatang, sehingga ia mengibau kepada seluruh pemilih khususnya di wilayah kota Tarakan, untuk mencermati semua visi – misi para kandidat baik legislative maupun presiden, sehingga mendapat gambaran pada 17 April mendatang ketika datang ke TPS,” Pungkasnya.

Selain itu, menurut Nasruddin, hampir setiap hari seluruh komisioner KPU, PPK, PPS dan relawan demokrasi, mensosialisasikan terkait 5 Surat suara yang akan dicoblos, membawa identitas e – KTP serta 17 April 2019 merupakan hari pencoblosan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00