Ratusan Warga Binaan Lapas Tarakan Terancam Tidak Memilih

KBRN, Tarakan : Ratusan warga bina lapas Kelas IIA Tarakan, terancam tidak bisa memilih karena belum diketahui Nomor Induk Kependudukan (NIK), dari 1.244 Warga binaan yang dilaporkan lapas Ke KPU Tarakan serta Dinas kependudukan catatan sipil (disdukcapil) Kota Tarakan, hanya 885 yang Memiliki NIK.

Ketua KPU Kota Tarakan, Nasruddin kepada Radio Republik Indoensia Minggu (10/3/2019), menjelaskan pihaknya masih mengolah data dari hasil perekaman data disdukcapil, yang jumlahnya 885 orang.

“pemilih lapas masih dalam proses itu, disdukcapilkan sudah berikan data kepada kita, itulah yang diolah teman-teman dengan melibatkan KPU Provinsi, kepastiannya itu pada saat kita rekap itu, masih ada waktu beberapa hari, baru kita bisa tahu berapa penghuni lapas yang memenuhi syarat” Jelas Nasruddin.

Menurutnya, data yang diserahkan dari lapas, tidak semua dilengkapi NIK, sehingga tidak bisa diproses “karena sesuai ketentuan yang kita kasih masuk ada Niknya, kalau tidak ada kita ndak masukkan.”Ungkapnya.

Untuk saat ini, di dalam lapas Tarakan baru ditetapkan 1 Tempat Pemungutan Suara (TPS), namun kita mempersiapkan sebanyak 4 TPS untuk Daftar pemilih Tambahan (DPTb), setelah nantinya ditetapkan.

“sedangkan untuk yang belum masuk DPT, selanjutnya kita akan menunggu petunjuk dari KPU RI, terkait mekanismenya.“Tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00