DPT Tarakan, Bebas dari WNA

KBRN, Tarakan : Polemik Warga Negara Asing (WNA) masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 dibeberapa wilayah di Indonesia, tidak berlaku untuk wilayah Kota Tarakan.

Ketua KPU Kota Tarakan, Nasruddin menuturkan, pihaknya sudah mencermati dan menkroscek DPT, termasuk mendengar masukan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), tidak ada satu pun nama WNA yang terdaftar dalam DPT Tarakan.

“Didalam aturan itukan yang boleh memilih yakni WNI (Warga Negara Indonesia), jadi tidak dibenarkan itu kalau ada WNA masuk dalam DPT, memang ada lebih dari 100 yang didata KPU RI tersebar dibeberapa wilayah Indoensia, sehingga KPU RI menginstruksikan KPU yang disinyalir ada WNA masuk, Tapi Tarakan tidak Perintah, Meskipun demikian kita tetap kroscek,” Jelas Nasruddin Kepada RRI Sabtu (9/3/2019).

Namun, jika ada masyarakat yang mengetahui ada Warga Negara Asing masuk dalam DPT, untuk bisa melaporkan kepada KPU Tarakan atau melalui PPK dan PPS, untuk bisa segera dikeluarkan.

“kalau nanti ada sudah terlanjut masuk, kita akan langsung coret, tapi kita sudah cek secara keseluruhan, tidak ada satu pun nama yang muncul,” Tegasnya.

Sementara Data dari disdukcapil hingga saat ini tidak ada menerbitkan kartu tanda penduduk elektronik untuk warga asing di Kota Tarakan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00