Realisasi APBD Bulungan 2020 : Belanja 95,8 Persen, Pendapatan 99,72 Persen

Bupati Bulungan Serahkan Raperda Laporan Pertanggungjawaban APBD 2020 kepada DPRD .jpeg

KBRN, Tanjung Selor : Pendapatan APBD Kabupaten Bulungan Tahun Anggaran 2020 terealisasi sebesar 99,72 persen atau Rp 1,211 triliun, Untuk Belanja dari APBD 2020 terealisasi sebesar 95,81 persen atau Rp1,060 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Bulungan, Syarwani, dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pertanggungjawaban APBD 2020 di Ruang Sidang Datu Adil DPRD Bulungan.

Dijelaskan, untuk komponen Pendapatan  terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari target Rp 101,7 miliar terealisasi sebesar Rp 139,8 miliar atau 137,4 persen.

“Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat – Dana Perimbangan sebesar Rp 837,3 miliar, Transfer Pemerintah Pusat – Lainnya sebesar Rp 140,9 miliar, Tranfer Pemerintah Provinsi yang merupakan Bagi Hasil Pajak sebesar Rp 49,5 miliar serta Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi sebesar Rp 16,7 miliar. Kemudian Lain-lain Pendapatan yang Sah merupakan Pendapatan Hibah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat sebesar Rp27,5 miliar,” Ungkap Bupati.

untuk komponen Belanja yakni Belanja Operasi terealisasi sebesar  Rp 852,9 miliar yang terdiri Belanja Pegawai sebesar Rp 415,3 miliar, Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp 340,7 miliar, Belanja Hibah sebesar Rp 96,5 miliar dan Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp300 juta.

Untuk Belanja Modal terealisasi sebesar Rp185,1 miliar terdiri Belanja Tanah Rp0 (nihil), Belanja Peralatan dan Mesin sebesar Rp34,06 miliar, Belanja Gedung dan Bangunan sebesar Rp36,9 miliar, Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan sebesar Rp112,8 miliar, Belanja Aset Tetap Lainnya sebesar Rp894,2 juta, serta Belanja Modal Aset Lainnya sebesar Rp315,8 juta.

Kemudian untuk Belanja Tak Terduga sebesar Rp 22,8 miliar yang realisasi penggunaannya didominasi dalam rangka antisipasi dan penanganan dampak penularan pandemi Covid-19 sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Komponen APBD lainnya yaitu Transfer yang merupakan Transfer Bantuan Keuangan ke Desa dan Transfer Bantuan Keuangan Lainnya yang hingga 31 Desember 2020 terealisasi sebesar Rp 164,1 miliar.

“Kemudian untuk Pembiayaan Daerah terdiri Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp 61,06 miliar dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp 2 miliar yang merupakan Penyertaan Modal pada PDAM,” Ungkapnya dalam Laporan dihadapan Anggota DPRD.

Untuk Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun anggaran 2020 sebesar Rp46,05 miliar atau mengalami penurunan 20,64 persen jika dibandingkan tahun anggaran 2019.

Dijelaskan pula secara keseluruhan posisi aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan per 31 Desember 2020 sebesar Rp5,7 triliun terdiri Aset Lancar sebesar Rp181,6 miliar, Investasi Jangka Panjang sebesar Rp435,07 miliar, Aset Tetap sebesar Rp4,9 triliun dan Aset Lainnya sebesar Rp186,7 miliar.

Lalu untuk Kewajiban Pemkab Bulungan per 31 Desember 2020 sebesar Rp76,5 miliar dan jumlah Ekuitas sebesar Rp5,6 triliun. Bupati selanjutnya menyerahkan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD atau Laporan Keuangan Pemkab Bulungan Tahun Anggaran 2020 kepada DPRD Bulungan untuk dibahas dengan harapan dapat memberikan persetujuan guna ditetapkan dalam Peraturan Daerah.

Bupati juga menyampaikan meski wabah Covid-19 belum selesai melanda dunia, termasuk di Kabupaten Bulungan, namun pelaksanaan pemerintahan tidak boleh berhenti.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00